oleh

Sekitar 17 Korban Tewas akibat Insiden Penembakan di Florida, A.S

PENANEGERI, Internasional-  Dikhawatirkan sedikitnya 17 orang tewas akibat insiden penembakan di Parkland, Florida, Amerika Serikat (A.S). Insiden penembakan ini terjadi di Marjory Stoneman Douglas High Shool.

Sheriff Broward County Scott Israel, menyatakan bahwa penembakan itu dilakukan oleh tersangka, yang diidentifikasi sebagai Nikolaus Cruz yang berusia 19 tahun, mantan siswa sekolah tersebut. Pelaku kemudian ditahan “setelah melakukan tindakan mengerikan, pembunuhan, dan kejam ini,” kata Sheriff Broward County Scott Israeli.

Sedikitnya 14 orang telah dibawa ke rumah sakit daerah menyusul penembakan di Marjory Stoneman Douglas High School tersebut. Penembakan tersebut menyebabkan korban “banyak”, kata Inspektur Sekolah Umum Broward County Robert Runcie, tanpa merinci jumlah korban.

Pada hari Rabu malam (14/2), sheriff tersebut mengkonfirmasi bahwa 17 orang telah kehilangan nyawa mereka akibat penembakan ini. Seperti tertulis dalam akun resmi twitter Sheriff Broward ;
@browardsheriff
“Saya sedih mengatakan bahwa 17 orang kehilangan nyawa mereka.” – Sheriff Scott Israel #stonemanshooting
6:27 AM – 15 Feb 2018

Baca Juga  Gadjah Puteh Kecam Penembakan Keji di Peunaron

Penegakan hukum menanggapi laporan penembakan di sekolah sesaat sebelum pukul 3 sore di hari Rabu. Tembakan tersebut membuat para siswa dan staf sekolah keluar dari sekolah dengan panik.

Segera setelah penembakan tersebut, cuplikan udara dari afiliasi media CNN WSVN menunjukkan orang-orang terbaring di tanah di luar sekolah, dirawat karena luka-luka dan dipindahkan ke ambulans.

Siswa dievakuasi dari sebuah sekolah menengah di negara bagian AS Florida setelah penembakan yang mengakibatkan korban tewas, kata polisi.

Kantor sheriff di Parkland, sebuah kota sekitar 50 kilometer barat laut Fort Lauderdale, mengatakan bahwa pihaknya menanggapi laporan penembakan di sebuah sekolah menengah setempat pada hari Rabu (14/2).

Kepala sekolah negeri Broward County Robert Runcie mengatakan kepada kantor berita The Associated Press “ada banyak korban jiwa”.

“Ini adalah situasi yang mengerikan. Ini adalah hari yang mengerikan bagi kami,” kata Runcie.

Polisi mengatakan penembak itu ditahan pada pukul 16.15 waktu setempat (21: 15GMT).

Hampir 300 penembakan di sekolah telah dilaporkan terjadi sejak 2013 di seluruh Amerika Serikat, lapor Gun Safety Support Fund, sebuah kelompok advokasi keselamatan senjata. (*)

Komentar

Berita Terbaru