oleh

Sekjen PBB Kutuk Serangan terhadap Gereja Koptik Mesir

PENANEGERI, Internasional – Sekretaris Jenderal PBB António Guterres mengutuk serangan terhadap gereja di dekat Kairo, dan meminta agar pelaku dibawa ke pengadilan.

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) António Guterres mengutuk serangan yang terjadi pada Jumat pagi di luar gereja Mar Mina di distrik Helwan, selatan Kairo, Mesir, 29 Desember 2017.

Dalam sebuah pernyataan dari juru bicaranya, Sekretaris Jenderal PBB menyampaikan belasungkawa terdalamnya kepada keluarga korban dan Pemerintah dan rakyat Mesir dan menginginkan pemulihan cepat bagi mereka yang telah terluka.

Menurut laporan media, setidaknya sembilan orang tewas ketika orang-orang bersenjata menembaki sebuah Gereja Orthodok Koptik pada hari Jumat (29/12), di lingkungan Helwan, Kairo selatan.

“Sekretaris Jenderal meminta mereka yang bertanggung jawab atas serangan mengerikan hari ini dengan cepat dibawa ke pengadilan,” demikian pernyataan tersebut menyimpulkan.

Sejumlah sembilan orang telah tewas terbunuh setelah seorang pria bersenjata menembaki sebuah gereja Kristen Koptik dan sebuah toko terdekat di dekat ibu kota negara, Kairo.

Baca Juga  Kantor Hak Asasi Manusia PBB OHCHR 'Sangat Prihatin' atas Penangkapan LGBT di Azerbaijan, Mesir dan Indonesia

Pria tersebut mencoba memasuki Gereja Mar Mina di distrik Helwan, selatan Kairo, pada hari Jumat setelah menyerang toko Koptik, di mana pelaku membunuh dua orang.

Khaled Megahed, juru bicara kementerian kesehatan, mengatakan kepada televisi pemerintah bahwa penyerang tersebut tewas, namun kementerian dalam negeri kemudian mengatakan bahwa pelaku telah ditangkap.

Laporan lokal mengatakan bahwa seorang polisi terluka bersama dengan korban lainnya, yang sebagian besar adalah orang Kristen Koptik.

Kelompok Negara Islam Irak dan kelompok Levant (ISIL) dikabarkan mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut melalui sebuah pernyataan propaganda-propaganda Amaq tanpa memberikan bukti.

Kelompok ISIL/ISIS telah sering menargetkan kaum minoritas Kristen Koptik Mesir tahun ini. (*)

Komentar

Berita Terbaru