oleh

Selama Ramadhan, Harga Kolang Kaling di Aceh Tamiang Melonjak

PENANEGERI, Aceh Tamiang – Memasuki bulan Ramadhan, kolang kaling selalu menjadi incaran warga untuk diolah menjadi kudapan berbuka puasa, baik disajikan langsung maupun sebagai bahan baku sejumlah minuman dingin.

Harga buah pohon aren yang dijual sejumlah pedagang disekitar pasar pagi, Kota Kualasimpang, Aceh Tamiang ini mencapai Rp 20.0000/kg, lebih mahal dari hari biasanya.

“Harganya memang naik, karena bulan puasa dan barang pun langka. Harga kolang kaling pada Ramadhan tahun ini naik dua kali lipat. Selain harga mahal, stok kolang kaling juga sedikit,” ungkap bu Nur salah seorang pedagang kolang kaling yang berjualan di pasar tradisional, Kualasimpang ketika ditemui Penanegeri.com, Kamis (24/5).

Jika bukan bulan puasa, sambung bu Nur, harga jual kolang kaling hanya berkisar Rp 8.000 – Rp 10.000/kg, namun memasuki bulan puasa harganya melonjak menjadi Rp 15.000/kg untuk kolang kaling kecil dan Rp 20.000/kg untuk kolang kaling besar.

Menurutnya, kolang kaling yang dijual di Aceh Tamiang, kebanyakan dipasok dari daerah Binjai, Sumatera Utara. Bahkan untuk mendapatkan buah legit itu, para pedagang harus berebut dengan pedagang lain.

Baca Juga  Terbukti Miliki Sabu, Warga Kota Lintang Diciduk Petugas

“Kita ambil kolang kaling dari Binjai, itu pun selalu berebut sama pedagang dari Jakarta, jadi dapat barangnya sedikit,” ujarnya.

Dari awal puasa, ia sudah berjualan kolang kaling hingga memasuki tujuh hari Ramadan ini. Namun para pembeli hanya membeli porsi kecil, cukup untuk dimakan pada waktu buka puasa. Dirinya juga memprediksikan harga dan kebutuhan kolang kaling akan terus naik hingga menjelang Lebaran Idul fitri nanti.

Komentar

Berita Terbaru