oleh

Selangkah Lagi, Pengerasan Jalan Poros Dua Desa Terealisasi Melalui Aspirasi Irma Suryani

-Aceh-22 views

PENANEGERI, Aceh Tamiang – Jalan poros yang meliputi Desa Seunebok Baru dan Desa Bukit Panjang 1, Kecamatan Manyak Payed, Aceh Tamiang akan segera dibangun. Warga setempat merasa sangat bersyukur mendengar kabar tersebut.

Pasalnya, sejak desa itu berdiri, pembangunan infrastruktur khususnya jalan sama sekali belum pernah terjamah oleh pemerintah. Kini, pembangunan jalan utama yang menjadi urat nadi ribuan warga desa setempat selangkah lagi akan terealisasi melalui program aspirasi salah seorang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Tamiang, Irma Suryani, SST, M.Kes asal daerah pemilihan (Dapil II) Aceh Tamiang yang bersumber dari APBK tahun 2018.

Salah seorang warga Desa Seunebok Baru, Rahmad kepada Penanegeri.com, Sabtu (28/4) menuturkan, sangat menyambut baik rencana pembangunan jalan tersebut. Sejak beridiri hingga saat ini, jalan di desanya belum pernah tersentuh pembangunan infrastruktur oleh pemerintah.

“Selama ini jalan poros masuk ke Desa Seunebok Baru-Bukit Panjang 1 ibarat makan buah ‘simalakama’, selalu rusak kalau diguyur hujan dan berdebu di musim kemarau,” tuturnya bersama sejumlah warga lainnya saat ditemui di warung kopi “SBY” Simpang Tiga Bukit Panjang 1.

Baca Juga  Granat Tangan Sisa Konflik di Temukan di Komplek Pertamina Rantau Aceh Tamiang

Akses jalan utama menuju ke desa mereka masih amburadul dan terkesan luput dari perhatian pemerintah meski posisi desa berada diperlintasan jalan negara. Warga setempat pernah berulang kali menanam pohon pisang diatas badan jalan sebagai bentuk protes akibat jalan sering berlumpur.

“Saya lihat seluruh desa yang dipinggir jalan negara dari Aceh hingga Sumatera sudah pada diaspal semua, cuma desa kami yang jalannya masih tanah,” tambah mantan Kadus Famili itu.

Sedangkan Syamsul Bahri beserta dua warga lainnya, Sadin dan Anto mengatakan, sejak dari zaman belum merdeka hingga sekarang kedua desa tersebut selalu tertinggal dari segi pembangunan infrastruktur seperti jalan dan sektor pertanian.

Niat tulus Irma Suryani, anggota dewan asal Dapil II dari Partai NasDem tersebut, sangat diapresiasi oleh mereka karena telah menitipkan program nyata bagi desa mereka berupa pengerasan jalan.

“Kami dengar buk Irma dari NasDem itu pernah datang reses di desa tetangga (Bukit Panjang 1). Insya Allah tahun ini setelah lebaran jalan poros ini akan dikeraskan dari Simpang Kedai Bawah sampai pondok Afdeling PTPN I,” ucap Syamsul.

Baca Juga  Ditangkap Warga, Buaya Seberat 1 Ton Lebih Dibawa ke BKSDA

Warga di dua desa tersebut, lanjut Syamsul, selama ini mena­ruh harapan besar terkait sentuhan pembangunan infrastruktur di desa mereka yang selama ini terlupakan. Namun, seorang bakal caleg anggota DPRA, Irma Suryani telah membawa harapan baru bagi mereka yang termarginalkan. Srikandi politisi NasDem ini menitipkan program aspirasi dewan berupa pengerasan badan jalan utama di dua desa itu sekaligus sepanjang 500 meter lebih.

“kami sangat setuju, karena pembangunan akses jalan memang menjadi fokus usulan desa kami sejak dulu di setiap Musrenbang, tapi usulan itu selalu kandas tidak jelas sampai sekarang,” terang warga.

Menurut mereka, area perbukitan Simpang Tiga Dusun Famili dan perbukitan Dusun Asahan merupakan titik ruas jalan yang rawan rusak. Lambat laun, badan jalan diperbukitan itu berubah menjadi saluran air ketika hujan datang.

Selain pengerasan badan jalan, warga juga menginginkan adanya pembangunan parit beton di kedua sisi jalan, sehingga pengeran jalan nantinya tidak menjadi sia-sia.

“Pengerasan dan parit beton sama-sama penting, terutama di area kiri-kanan jalan perbukitan minimal sepanjang 200 meter harus ada parit betonnya,” ujar Anto.

Baca Juga  Seluruh Kotak Suara Telah Berada di KIP Aceh Tamiang

Zainuddin dan Heri Ansyari, warga Desa Bukit Panjang 1 yang ditemui awak media secara terpisah mengungkapkan, Desa Bukit Panjang 1 selama ini jauh tertinggal karena dianggap sebagai desa milik perkebunan PTPN I. Maka dari itu, perlu dukungan dan perhatian dari wakil rakyat supaya tidak ada lagi yang membedakan desa dalam HGU maupun desa lainnya, agar tidak terhambat oleh pembangunan.

“Mungkin Irma Suryani telah membuka tabir itu, jika bisa dibangun pengerasan jalan, tentunya kedepan juga bisa di aspal oleh pemerintah, itu harapan kami,” ungkap Zainuddin.

Informasi diperoleh Penanegeri.com, sebelumnya, anggota DPRK Aceh Tamiang dari Partai Nasional Demokrat (NasDem), Irma Suryani, SST, M.Kes melakukan kegiatan reses tunggal ke Desa Bukit Panjang 1, Kecamatan Manyak Payed pada awal Maret 2018 lalu. Bacaleg DPRA ini akan berupaya memperjuangkan aspirasi warga dan konsituennya sesuai porsi anggaran yang tersedia pada APBK.

Tahun ini Irma menitipkan program aspirasinya untuk pekerjaan pengerasan ruas jalan di dua titik meliputi dua desa masing-masing sepanjang lebih dari 500 meter.

Komentar

Berita Terbaru