oleh

Seorang Wanita Ditangkap Karena ‘Jual’ Suami dalam Prostitusi Online

PENANEGERI, Surabaya – Seorang wanita diamankan pihak kepolisian karena tega menjual suaminya sendiri untuk melayani hasrat seks threesome di Surabaya.

Seorang istri berinisial VR ini nekat tawarkan dan jual suaminya untuk layani threesome.

Diketahui wanita bernisial VR (20) alias Veronita (20) dan M Reza (24) suaminya keduanya warga Jalan Tambak Wedi Baru.

Satreskrim Polrestabes Surabaya menangkap para pelaku ini saat melayani tamu di salah satu hotel di Jalan Kayun, Surabaya

Saat itu, Veronita dan Reza sedang melayani seorang pria di kamar nomor 308 hotel tersebut.

Warga Tambak Wedi Baru Surabaya ini menjual suaminya melalui akun grup Facebook.

Dengan tarif, sebesar Rp 500 ribu sekali kencan, wanita berambut panjang itu mengajak suaminya bertemu pria hidung belang.

VR mengajak suaminya untuk melakukan threesome. Caranya ia memasang status untuk mencari lelaki lain yang tertarik dengan tawarannya. Tarif yang ditawarkannya Rp 500 ribu untuk sekali layanan.

Tak hanya sekali, VR sudah melakukannya sebanyak 3 kali sebelum akhirnya polisi mengamankannya pada praktik yang ke-4.

Baca Juga  Razia Prostitusi Online Digelar di Bogor

“Istrinya yang jual suami, menawarkan diposting dan diperdaya untuk melakukan perbuatan seks dan menghasilkan uang,” ujar Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Rudi Setiawan saat rilis kasus, selasa (23/1).

Melalui media sosial grup Facebook ia memposting status ‘cari partner threesome bermodal’, VR mengirim foto dirinya.

“Setelah ada ketertarikan dan ajakan. Mereka negosiasi untuk hubungan threesome,” tambah Kombes Rudi.

Tersangka VR, ditangkap petugas kepolisian beserta suaminya yang sedang berada di sebuah hotel.

Saat itu mereka turut melayani pria hidung belang, Senin (22/1).

Diakui VR, ia telah menjajakan suaminya itu sebanyak empat kali ke pria hidung belang.

Saat ditanya perihal kelakuannya, tersangka hanya tertunduk dibalik topeng putih yang dikenakannya di kantor polisi.

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Rudi Setiawan mengatakan, kasus tersebut terungkap setelah adanya grup media sosial yang menawarkan prsotoitusi online.

“Dari grup tersebut, tersangka VR (Veronita_red) memposting dengan maksud ingin menawarkan layanan threesome.

Postingan tersebut di posting oleh Veronita pada awal Januari lalu,” ungkap Kombes Pol Rudi, Selasa (23/1).

Baca Juga  Razia Prostitusi Online Digelar di Bogor

“Kita kenakan pidana pasal 296 KUHP ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara” tegas Kombes Rudi. (*)

Komentar

Berita Terbaru