oleh

Serena Williams Ingin Perjuangkan Nasib Wanita Berkulit Hitam

PENANEGERI, Tenis – Serena Williams telah berjanji untuk “memberi dukungan” kepada wanita di Silicon Valley dan seluruh angkatan kerja dalam sebuah esai yang menyoroti kesenjangan gender dan rasial untuk perempuan kulit hitam di Amerika Serikat, dilansir Fox Sport, Selasa (1/8).

Petenis nomor satu yang baru-baru ini bergabung dengan dewan perusahaan teknologi Survey Monkey dan bertunangan dengan pendiri Reddit, Alexis Ohanian, menulis untuk majalah Fortune pada tanggal 31 Juli 2017, hari yang dikenal dengan Black Women’s Equal Pay Day.

Dalam esai tersebut, berjudul “Bagaimana Wanita Hitam Bisa Menutup Kesenjangan”, Williams mengakui keistimewaannya sendiri dan mengatakan bahwa dia telah “berhasil secara finansial melampaui imajinasinya”, tapi dia bukanlah alasan mengapa hari itu ada.

“Hari ini bukan tentang saya, ini tentang 24 juta wanita kulit hitam lainnya di Amerika. Jika saya tidak pernah mengambil raket tenis, saya akan menjadi salah satu dari mereka, dan hal itu tidak pernah hilang pada saya,” tulisnya.

Di Amerika Serikat, wanita kulit hitam memperoleh upah 17 persen lebih rendah dari pada rekan perempuan berkulit putih, dan hanya 63 sen untuk setiap dolar yang diperoleh pria.

Williams mengatakan bahwa masalah tersebut telah berlangsung terlalu lama tanpa konsekuensi.

“Selama puluhan tahun penindasan sistematis, wanita kulit hitam telah dikondisikan untuk menganggapnya kurang dari itu. Dalam banyak kasus, wanita-wanita ini adalah kepala keluarga. Seorang ibu dan masalahnya bukan hanya perempuan kulit hitam yang memiliki pekerjaan dengan gaji lebih rendah. Bahkan mereka hanya mendapat porsi lebih sedikit di bidang teknologi, keuangan, hiburan, hukum, dan kedokteran,” terangnya.

Ini bukan pertama kalinya Williams (yang sedang mengandung anak pertamanya) telah menulis tentang kesetaraan gender.

Pada bulan Desember 2016, dia menulis sebuah surat terbuka di majalah Porter edisi 2016 yang menanyakan mengapa atlet wanita tidak dipandang setara dengan rekan laki-laki mereka.

“Saat saya tumbuh dewasa, impian saya adalah menjadi petenis terbaik di dunia. Bukan petenis wanita terbaik di dunia. Saya memiliki mimpi besar dan ingin menunjukkan bahwa wanita berkulit hitam layaknya manusia lainnya,” sebut William dalam tulisannya.

Komentar

Berita Terbaru