oleh

Sersan Satu Moch Waki Selamatkan Warga yang Hanyut Terseret Arus Deras

PENANEGERI, Pasuruan- Tak kenal takut demi selamatkan warga saat banjir, Sertu (Sersan Satu) Moch. Waki dengan penuh perhitungan berhasil berenang untuk menyelamatkan warga yang hanyut terseret arus desar saat banjir.

Kejadian spontan itu, dilakukan dengan penuh keberanian oleh Sertu Moch. Waki  guna menyelamatkan warga bernama Sugeng yang hanyut karena derasnya air meluap, di Desa Kraton Pasuruan, Jatim, hari Kamis (22/2).

Ketika melihat ada seorang warga yang hanyut dan nyaris tenggelam akibat terseret arus sungai sejauh 500 meter -hingga ke anak sungai Welang-, seketika Sertu Waki langsung terjun ke derasnya air banjir guna menyelamatkan warga tersebut.

Tindakan penuh keberanian dengan perhitungan matang dari anggota TNI bernama Sertu Moch. Waki, anggota Koramil 25/Gadingrejo Kodim 0819 Pasuruan, ini dilakukan guna tindakan darurat untuk menyelamatkan nyawa warga yang hanyut.

Awal kejadiannya, Sertu Moch Waki yang pernah menjadi bagian dari pasukan elit Yonif 500/Raider ini tengah berada di kawasan Kraton pasuruan, dan dia mendengar suara ramai warga minta tolong karena ada warga yang hanyut terbawa arus banjir.

Baca Juga  1 Jam Hujan, Sebagian Jalan 2 Jalur Aceh Tamiang Tergenang

Saat dikonfirmasi oleh para wartawan melalui telepon selulernya, Moch. Waki menceritakan kronologisnya saat dia awalnya diminta rekannya untuk mengecek kondisi banjir di daerah Kraton, Pasuruan.

Sesampainya di lokasi terlihat warga ramai minta tolong karena ada orang hanyut terbawa arus banjir.

Maka dengan hati-hati dan penuh perhitungan yang matang, juga karena terlatih, maka Sertu Moch Waki pun berenang mengikuti arus untuk mengejar warga yang hanyut terseret banjir  yang sempat tersangkut di pohon pisang.

Perlu diketahui, bahwa Sertu Waki terlatih dan memiliki kemampuan berenang yang sangat baik sehingga berhasil menjangkau korban kemudian menyeretnya ke pinggir untuk dievakuasi.

Sejumlah saksi mata menerangkan jika korban yang diketahui bernama Sugeng tersebut terbawa arus, berawal dari upayanya mencari Handy Talky (alat komunikasi) milik seorang polisi yang jatuh ke dalam air saat membantu warga. Padahal polisi tersebut sudah merelakannya karena tidak mungkin bisa ditemukan, akan tetapi Sugeng terus berusaha mencarinya.

Namun derasnya arus yang cukup kuat menyeret Sugeng  hingga sejauh 500 meter dan mengarah ke anak sungai Welang.

Baca Juga  Curah Hujan Tinggi, Sebagian Wilayah Hulu Tamiang Terendam Banjir

Beruntunglah Sertu Moch Waki ada di lokasi dan langsung memberikan pertolongan kepada Sugeng dengan cara berenang.

“Alhamdulilah saya bisa berenang pak, jadi bisa menjangkau korban karena saat itu korban sudah mulai timbul tenggelam di air,” jelas Sertu Moch. Waki lulusan Tamtama 1997 tersebut.

Pembaca, memang dibutuhkan perhitungan yang cermat, dan yang paling penting adalah fisik yang prima dan terlatih dengan baik seperti Sertu Moch Waki untuk berenang guna melakukan penyelamatan darurat.

Kawasan Desa Kraton Pasuruan merupakan salah satu daerah yang memang sudah sering jadi langganan banjir sehingga tidak jauh dari lokasi selalu disiagakan personel dari TNI dan Polri serta unsur lainnya untuk memberikan bantuan pada warga yang terdampak banjir. (*)

 

Komentar

Berita Terbaru