oleh

Setelah Adanya Korban DBD, Dinkes Bireuen Lakukan Fogging

PENANEGERI, Bireuen – Setelah adanya korban akibat mengalami penyakit demam berdarah (DBD), tim Dinas Kesehatan (Dinkes) bersama Puskesmas Kota Juang,  Kabupaten Bireuen melakukan fogging (pengasapan).

Sebelumnya, seorang siswi MTsS Muhammadiyah Boarding School, tepatnya di  Geulanggang Baro, Kota Juang, Kabupaten Bireuen mengalami demam berdarah (DBD).

Menurut informasi, sebelumnya, Naila Faizura, siswi  MTsS tersebut terkena DBD dan harus menjalani prawatan di rumah sakit Bireuen.

Guna mencegah adanya kasus DBD lainnya, tim Dinkes bersama Puskesmas Kota Juang Bireuen melakukan fogging, langkah pencegahan berkembangnya nyamuk tersebut di kawasan itu.

Kepala Dinas Kesehatan Bireuen, dr Amir Addani M.Kes melalui Kasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular, Mulyadi mengatakan, dalam beberapa hari terakhir ini pihaknya telah melakukan fogging dan fokus memberantas nyamuk DBD di beberapa lokasi.

“Fogging dilakukan di seputaran madrasah, ruangan dan beberapa lokasi lainnya yang berdekatan dengan madrasah tersebut,” katanya kepada wartawan, Rabu (20/9).

Menurutnya, sejak dua minggu terakhir ini ada sejumlah warga terkena DBD, setelah menjalani perawatan sudah dibenarkan pulang.

Dikatakannya, setiap ada kasus DBD, tim langsung bergerak melakukan penyelidikan epidemiologi (PE), mencari tempat atau sumber perkembang biak nyamuk aedes degypti penyebab DBD disekitar lingkungan tempat tinggal penderita, setelah ditemukan tim bertugas melakukn pengasapan (fogging).

“Untuk mencegah munculnya BDB tersebut, masyarakat diharapkan rutin melaksanakan pemberantasan sarang nyamuk dengan bergotong-royong, membersihkan lingkungan tempat tinggal,” harapnya.

Komentar

Berita Terbaru