oleh

Sidang Kasus Pembacokan Pacar di Peusangan Bireuen Ditunda

PENANEGERI, Bireuen – Sidang tuntutan terhadap kasus pembacokan pacar dengan terdakwa Aulia (20) warga Pante Gajah, Kecamatan Peusangan, yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Bireuen ditunda, Kamis (18/10).

Tertundanya sidang tuntutan tersebut dikarenakan berkas tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Bireuen belum lengkap.

JPU Kejaksaan Negeri Bireuen, Hendra Mubaroq SH dalam kasus itu mengaku, berkas tuntutan terhadap terdawakwa Aulia itu belum lengkap, sehingga tidak bisa dibacakan pada persidangan.

“Berkas tuntutananya belum lengkap, sehingga tidak bisa dibacakan. Kami akan segera rampungkan agar dapat dilakukan pada sidang tuntutan, Rabu (24/10) pekan depan,” jelas Hendra Mubaroq.

Sebelum sidang itu digelar, terdakwa Aulia mengenakan baju tahanan warna orange nomor 06, serta memakai peci hitam les putih, dengan kondisi tangan terborgol saat masuk ke ruang sidang didampingi petugas Kejari Bireuen sekitar pukul 11.30 WIB.

Dalam sidang itu dipimpin Ketua Majelis Hakim Muchtar SH, dengan Hakim Anggota 1 Mukhtaruddin SH dan Hakim Anggota 2 Rahma Noviantiana SH.

Tetapi usai majelis hakim menanyakan kepada JPU terkait tuntutannya, ternyata JPU Hendra Mubaroq SH menyatakan tuntutan belum lengkap dan meminta sidang ditunda hingga, Rabu (24/10) mendatang.

Lalu Ketua Majelis Hakim Muchtar SH langsung menutup sidang, sementara terdakwa Aulia kembali dibawa ke Rumah Tahanan Negara (Rutan) Cabang Bireuen.

Ditempat yang sama, Kasi Pidum Kajari Bireuen, Teuku Hendra menyebutkan terdakwa Aulia sudah mengikuti enam kali persidangan dengan agenda memintai keterangan 10 saksi dalam kasus pembacokan itu.

“Untuk hari ini merupakan sidang ketujuh, agendanya adalah pembacaan tuntutan terhadap terdakwa Aulia, namun gagal dilaksanakan karena belum lengkap berkas,” terang Teuku Hendra.

Diberitakan sebelumnya, Aulia (22) warga Pante Gajah, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen yang selama ini berprofesi sebagai pedagang ayam terbukti membacok Firda Maisura (18), tak lain pacarnya sendiri, di kawasan Bendungan Irigasi, Pante Lhong II, Kecamatan Juli, Bireuen.

Pasca ditangkap, Aulia mengaku telah membacok korban dengan sebilah parang, alasannya cemburu terhadap Firda Maisura. Korban Firda Maisura dirawat di rumah sakit BMC Bireuen, dan terakhir dirujuk ke rumah sakit Zainal Abidin, Banda Aceh.

Komentar

Berita Terbaru