oleh

Silang Pendapat soal Harga BBM di Papua

PENANEGERI, Jakarta – Atas pernyataan Tokoh agama di Papua, Pastor John Djonga, yang menyebutkan kebijakan bahan bakar minyak satu harga di Papua belum berjalan dengan baik, Staf Khusus Presiden, Lennys Kogoya mempertanyakan keakuratan pernyataan tokoh agama Papua Pastor John Djonga yang menyebutkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di Papua hanya turun saat Presiden Joko Widodo mengunjungi Papua.

“Dia surveinya kapan itu? Enggak begitulah, salah itu. Harganya normal, kok,” ujar Lennys Selasa (19/12).

Lennys menegaskan, semenjak Pertamina memperbaiki sistem distribusi BBM pada 2016, harga di seluruh Papua sama seperti di Pulau Jawa.

Sehari sebelumnya, Pastor John Djonga menyebutkan, kebijakan BBM satu harga di Papua belum berjalan dengan baik.

Pastor John mengatakan, harga BBM hanya turun seperti di Jawa, saat Presiden Joko Widodo melakukan blusukan di Papua, tapi tak lama setelah Jokowi meninggalkan Papua, harga BBM kembali melonjak.

“Beliau pulang, satu-dua minggu, harga kembali ‘normal’,” kata John saat berbicara dalam Seminar Nasional “Tiga Tahun Pemerintahan Jokowi-JK di Papua” di Auditorium LIPI, Jakarta, Senin (18/12).

Baca Juga  Harga Premium dan Solar akan Dievaluasi Setelah Lebaran 2017

John mengatakan, ia memantau langsung kondisi ini di Yahukimo, Papua.

Saat Jokowi baru mencanangkan program BBM satu harga di kabupaten itu pada Oktober 2016, John mengakui bahwa harganya sama seperti di Jawa, yakni Rp 6.450 per liter untuk premium dan Rp 5.150 per liter untuk solar.

“Sekarang sudah Rp 30.000 lagi. Bahkan dalam rangka Tahun Baru dan Natal, tahun lalu kami sampai Rp 100.000,” ucap John.

John mengatakan, program BBM satu harga ini sebenarnya sangat baik bagi masyarakat Papua. Sayangnya, program ini belum bisa berjalan jika tak ada pengawasan.

“Lalu siapa yang harus monitoring dan harus menangani? Sementara pejabat di Tanah itu, bupatinya banyak di Jayapura atau di Jakarta,” kata John.

Namun hal ini segera dibantah oleh Staf Khusus Presiden Lennys Kogoya, yang menyatakan sering mengecek sendiri stabilitas harga BBM di tanah kelahirannya.

Lennys meminta Pastor John menjelaskan secara rinci, di daerah Papua mana yang harga BBM-nya tidak sama seperti di Pulau Jawa. Ia berjanji langsung melaporkannya kepada Presiden.

Baca Juga  SPBU Vivo Resmi Beroperasi, Juga menjual BBM RON 89

“Coba dia kasih lengkap. Tunjukkan di kabupaten mana? Di distrik mana yang harganya naik?” lanjut Lennys Kogoya.

Dikutip dari laman Kompas saat menghubungi Lennys, ia mengaku sedang berada di Wamena, Papua. Bahkan, Lennys yang sedang dalam perjalanan spontan bertanya kepada sopir mobil yang ia tumpangi soal harga BBM di Papua.

“Adik, harga bensin sekarang berapa,” tanya Lennys kepada sopir.

“Itu kan normal. Ini sopir orang asli sini ya yang bilang sendiri. Jadi, apa yang dibilang dia (Pastor John) itu salah. Janganlah bohongi orang-orang. Harus jujur. Jangan suka memprovokasi dan menjatuhkan,”tegas Lennys. (*)

Simak Video pernyataan Pastor John Djonga

Komentar

Berita Terbaru