oleh

Siswa SMKN 1 Bireuen Dinobatkan Siswa Terbaik di AKSI Nasional

PENANEGERI, Bireuen – Siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Bireuen, Mufazzal dinobatkan sebagai siswa terbaik dan Ketua Angkatan SMK 2018 di ajang Apresiasi Kebangsaan Siswa Indonesia (AKSI) tahun 2018, di Hotel Grand Forest, Bogor, Jawa Barat.

Apresiasi Kebangsaan Siswa Indonesia (AKSI) tahun 2018 tingkat Nasional itu berlangsung mulai tanggal 9 sampai 12 Oktober 2018.

Dalam ajang itu, Mufazzal berhasil menyisihkan 249 siswa dari SMKN seluruh Indonesia dengan meraih predikat siswa terbaik dan dinobatkan sebagai ketua AKSI nasional angkatan I.

“Awalnya saya dinobatkan sebagai siswa terbaik, sedangkan siswi terbaik Amelia dari SMK di Sulawesi Selatan,” ujar Mufazzal, Sabtu (13/10).

Selanjutnya, Mufazzal yang juga ketua Osis SMKN 1 Bireuen itu terpilih sebagai ketua angkatan pada kegiatan Aksi usai mengikuti seleksi dari dari 17 siswa-siswi lainnya yang ikut mencalonkan diri.

“Pertama seleksi yang memenuhi syarat hanya diambil 5 besar, akhirnya hasil voting terakhir, saya berhasil dinobatkan sebagai ketua AKSI seluruh Indonesia 2018,” tambahnya.

Sesi penobatan tersebut, sambung Mufazzal, diserahkan secara simbolis oleh Kepala Direktorat Pembinaan SMK, Dr.Ir. M. Bakrun,MM.

Ditempat terpisah, Kepala SMK Negeri 1 Bireuen, Muhammad Yusuf, S.Pd mengapresiasi atas keberhasilan anak didiknya di tingkat nasional.

“Ini sebuah prestasi yang luar biasa, dan prestasi yang didapat ini merupakan penghargaan yang dapat mengharumkan nama sekolah dan daerah Bireuen juga Aceh,” sebutnya kepada Penanegeri.com, Sabtu (13/10).

Disamping mendapatkan penghargaan, tambah Muhammad Yusuf siswa SMKN 1 Bireuen ini juga mendapat hadiah satu unit Laptop.

Dikatakan Kepala SMKN 1 Bireuen itu, ajang AKSI ini merupakan kegiatan yang disponsori Direktorat Pembinaan SMA dan SMK, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI.

“Ajang ini diikuti  250 peserta, 172 siswa dan 78 guru dengan tujuan, memberikan pendidikan dan pelatihan tentang wawasan kebangsaan, meliputi penanaman karakter nasionalisme, kemandirian, religius bagi seluruh ketua OSIS juga dan ketua Sie kerohanian SMA dan SMK seluruh Indonesia,” terangnya.

Komentar

Berita Terbaru