oleh

SK Tak Sesuai Muswil, Kader Partai Aceh Nagan Raya Rusak Kantor DPA PA

PENANEGERI, Banda Aceh – Kantor Dewan Pimpinan Aceh (DPA) Partai Aceh (PA) di wilayah Lueng Bata, Kota Banda Aceh dirusak oleh sejumlah kader DPW PA Nagan Raya, Minggu (7/1).

Informasi diperoleh Penanegeri.com menyebutkan, kerusuhan dipicu oleh keputusan Ketua DPA PA Muzakir Manaf yang menolak mengeluarkan SK pengurus DPW PA Nagan Raya berdasarkan hasil Muswil KPA/PA Nagan Raya pada tanggal 23 Desember 2017 lalu. Dimana, dalam Muswil itu menetapkan Chalidin Oesman, SE, MM (Wakil Bupati Nagan Raya terpilih periode 2017-2022) sebagai Ketua DPW PA Nagan Raya dan didukung oleh 10 Sagoe yang berada di wilayah itu.

Salah seorang penjaga kantor DPA PA, Musliadi (32) kepada Penanegeri.com mengatakan, sekitar pukul 08.00 WIB dirinya ditelpon oleh Kepala kantor DPA Partai Aceh, H Yusra dan meminta untuk membuka pintu Kantor.

“Saat saya buka pintu, Mualem (Muzakir Manaf) sudah di depan pintu. Kemduian saya diminta membersihkan tiga ruang rapat. Selanjutnya, anggota KPA/PA Nagan Raya juga ikut masuk kedalam kantor,” ujarnya.

Kantor DPA PA di Rusak

Pukul 09.00 WIB, rapat antara Ketua DPA PA, Muzakir Manaf bersama pengurus dan kader KPA/PA Nagan Raya yang dimpimpin Tgk Ali Hasyimi berlangsung. Mualem menyampaikan klarifikasi SK yang tidak sesuai dengan hasil Muswil KPA/PA Nagan Raya, dimana yang terpilih sebagai Ketua PA adalah Chalidin Oesman, SE, MM sedangkan SK yang dikeluarkan oleh DPA PA adalah Samsuar, S. Sos (Jefri).

“Dalam pertemuan tersebut, Muzakir Manaf tidak menyampaikan keputusan apapun dan diperintahkan menunggu dan bersabar, artinya Muzakir Manaf akan melakukan koordinasi dengan pengurus DPA PA yang lain,” terang Musliadi.

Mendapatkan jawaban seperti itu, suasana rapat menjadi memanas bahkan sempat terjadi insiden yang membuat Muzakir Manaf terjaduh, atas kejadian itu Muzakir Manaf dibawa keluar dari ruang rapat agar susana menjadi tenang.

Akibat insiden itu, sejumlah kursi dan barang inventaris kantor DPA PA dirusak oleh kader KPA/PA Nagan Raya yang kecewa terhadap keputusan Mualem.

Hingga saat ini kasus tersebut telah ditangani pihak Polsek Lueng Bata guna meredam sejumlah kader KPA/PA Nagan Raya melakukan perusakan lanjutan.

Komentar

Berita Terbaru