oleh

Spesifikasi Boeing 737 MAX 8, Pesawat Lion Air JT 610 yang Jatuh

PENANEGERI, Jakarta – Pesawat Lion Air JT 610 jatuh di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat, Senin (29/10/2018).

Lion Air JT 610 terbang dari Bandara Soekarno Hatta menuju Bandara Depati Amir, Pangkal Pinang pukul 06.20 WIB dan hilang kontak pukul 06.33 WIB.

Sedianya, pesawat tersebut tiba di Bandara Depati Amir pukul 07.20 WIB.

Bila melihat kondisinya, pesawat ini terbilang masih baru.

Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono mengatakan, pesawat Lion Air JT 610 tercatat memiliki kurang lebih 800 jam terbang.

“Itu masih baru Agustus, September, Oktober. Baru 2 bulan mengudara,” kata Soerjanto, Senin.

Diketahui, pesawat milik maskapai Lion Air ini termasuk series Boeing 737 terbaru, yaitu Boeing 737 MAX 8.

Pesawat Boeing 737 MAX 8 memiliki sejumlah keistimewaan. Salah satunya didesain sebagai pesawat yang irit bahan bakar. Boeing 737 MAX 8 diklaim lebih hemat 20 persen ketimbang generasi 737 saat ini (737 NG).

Selain itu, pesawat Boeing 737 MAX 8 membuat penumpang lebih nyaman karena suasa kabin lebih senyap.

Boeing 737 MAX 8 juga punya kemampuan jelajah terbang 3.500 mil laut (6.500 km).
Ada pula sektor aerodinamika dan mesin pesawat yang lebih unggul dari series B737 Next Generation (NG).

Pesawat ini menggunakan mesin jenis terbaru, CFM LEAP 1B. Desain mesin ini diklaim lebih senyap dibanding generasi mesin sebelumnya, CFM56.

Untuk bagian sayap, Boeing 737 MAX 8 dibekali desain winglet terbaru.

Fungsinya untuk memecah turbulensi udara yang terjadi di ujung sayap, saat pesawat berjalan dalam kecepatan tinggi. Winglet terbaru inilah yang menjadi ciri utama varian Boeing 737 MAX.

Perbedaan lain Boeing 737 MAX 8 dengan 737 NG adalah di sektor avionik dan kokpit yang lebih ringkas. (*/tribunnews)

 

Komentar

Berita Terbaru