oleh

Stoner : Saya bisa Kalahkan Marquez di Trek Lurus

PENANEGERI, Moto GP – Casey Stoner yakin ia bisa mengalahkan Marc Marquez dalam pertarungan langsung seandainya ia tidak memilih pensiun dari MotoGP sebelum pembalap Spanyol itu melakukan debut.

Stoner yang dua kali memenangkan gelar dunia Moto GP, memutuskan untuk pensiun di akhir musim 2012 ketika berusia 27 tahun, dengan Marquez datang untuk menggantikannya di tim Repsol Honda pada tahun berikutnya.

Pembalap Spanyol itu kemudian menyegel mahkota perdana di kelas utama pada musim pertamanya, sebelum menambah kemenangan lebih lanjut pada tahun 2014 dan 2016, dan kini menjadi favorit jelang balapan di Valencia.

Namun, Stoner menganggap bahwa semua pembalap yang dia kalahkan ketika masih aktif berarti dia bisa menjadi pesaing utama bagi Marquez.

“Orang-orang selalu bertanya kepada saya apakah saya bisa mengalahkannya (Marquez), dan ada banyak hal yang saya yakini,” kata Stoner dalam sebuah wawancara dilansir Gazzetta dello Sport, Sabtu (11/11).

“Saya menang melawan (Jorge) Lorenzo, Valentino (Rossi), (Andrea) Dovizioso, dan mereka semua telah dikalahkan. Jadi tidak ada alasan untuk mengatakan bahwa saya juga tidak bisa melakukannya (mengalahkan Marquez). Dan seperti yang Dovizioso lakukan sekarang ini, saya bisa bersaing dengannya untuk mendapatkan gelar juara,” tambahnya.

Stoner bergabung kembali dengan Ducati pada awal 2016 untuk mengambil alih peran uji coba dan peran duta besar pabrikan asal Italia tersebut, yang menolak kesempatan untuk kembali balapan dengan status wildcard di Austria.

Pria 32 tahun itu ingin sekali lagi menegaskan bahwa dia tidak menyesal dengan keputusan pensiun lebih cepat, dan memastikan bahwa hal itu dibuat demi keluarganya.

“Saya adalah pembalap uji coba dan seseorang yang sangat senang dengan kehidupan yang dijalani. Saya senang karena tidak ada lagi tekanan dalam balapan. Saya senang menghabiskan waktu bersama keluarga. Saya selalu melakukan sesuatu dan tidak merasa bosan. Saya tidak pernah menyesali semua hal yang saya lakukan seperti memutuskan untuk pensiun,” tambah mantan pembalap Australia tersebut.

“Saya mulai balapan saat berusia empat tahun dan saya memiliki karir lebih lama dari banyak orang, jadi saya tidak membutuhkannya lagi,” pungkasnya.

Komentar

Berita Terbaru