oleh

Suami Tega Bunuh Istrinya, Seorang Guru Honorer

PENANEGERI, Aceh- Seorang suami tersangka pembunuhan terhadap istrinya sendiri ditangkap oleh pihak Kepolisian Aceh, pada hari Selasa (20/6).

Lelaki bernama Junaidi (34) diduga kuat membunuh seorang guru honorer bernama Masdiana (28), yang tak lain adalah istrinya sendiri.

Masdiana adalah seorang guru honorer SMP Negeri 7, Kecamatan Darul Makmur, Nagan Raya, Aceh, yang diketemukan tewas tanpa busana dengan mulut berdarah di rumahnya, Kamis (15/6) lalu.

Masdiana diduga kuat dibunuh suaminya sendiri bernama Junaidi di rumahnya yang terletak di kawasan perumahan PT Socfindo Seumanyam/Tripa Gampong Alue Geutah, Kecamatan Darul Makmur, sekitar pukul 05.30 WIB hari Kamis (15/6).

Junaidi suami Masdiana itu sehari-hari  bekerja sebagai kerani buah kelapa sawit PT.Socfindo Seumanyam/Tripa.

Kapolres Nagan Raya AKBP Mirwazi mengatakan, setelah enam hari polisi melakukan penyelidikan kasus terungkap setelah  mendapatkan dua unit handphone korban yang sebelumnya hilang.

Kapolres Nagan Raya, AKBP Mirwazi SH MH didampingi Wakapolres Kompol Sutan Siregar dan Kasat Reskrim AKP Iswar kepada wartawan, Rabu siang (21/6) di Suka Makmue mengatakan, kasus ini terbongkar setelah polisi berhasil menemukan titik koordinat dua unit hp milik Masdiana yang sebelumnya dikabarkan hilang setelah korban ditemukan tewas.

Baca Juga  Mengaku Polisi, Dua Pria Bejat Rampas Motor Gadis Sekaligus Memperkosanya

“Kedua unit hp korban kita dapatkan justru pada seorang pria di Meulaboh setelah digadaikan oleh salah satu tersangka, yakni Muhammad Daud,” ungkap Mirwazi.

Saat melakukan pembunuhan tersebut, tersangka Junaidi dibantu oleh tersangka Muhammad Daud (32) yang merupakan warga Desa Pulo Teungoh, Kecamatan Darul Makmur, yang juga adik sepupu Junaidi.

Berbekal temuan titik koordinat hp korban yang telah digadaikan, polisi pun langsung mendatangi Muhammad Daud di kediamannya, kawasan Pulo Teungoh, Kecamatan Darul Makmur.

Menurut keterangan polisi, kedua tersangka ini ditangkap secara terpisah pada Selasa (20/6) sekira pukul 21.30 WIB.

Dalam kasus ini, selain menahan kedua tersangka pelaku pembunuhan terhadap Guru Honorer, Masdiana, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti yang digunakan tersangka antara lain : selembar kain panjang, besi yang diduga digunakan menghantam tengkuk korban, seprai, pakaian korban, serta tiga unit handphone. (*)

Komentar

Berita Terbaru