oleh

Tak Ada Tempat, Ratusan Sepeda Motor Bekas Inventaris Datok Kehujanan dan Terjemur

PENANEGERI, Aceh Tamiang – Mangkrak di halaman belakang Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset (DPPKA) Kabupaten Aceh Tamiang. Ratusan sepeda motor bekas inventaris Datok Penghulu (Kades) Se-Kabupaten Aceh Tamiang dilaporkan hampir dua pekan kehujanan dan terjemur begitu saja ditempat terbuka tanpa pelindung apapun layaknya besi tua.

Informasi yang di himpun Penanegeri.com, jumlah sepeda motor bekas Datok Penghulu yang berada di Kantor DPPKA sejumlah 213 unit sesuai dengan jumlah desa dan datok di wilayah Aceh Tamiang. Dimana, sebelumnya seluruh Datok Penghulu diminta untuk mengembalikan kendaraan inventaris tersebut kepada pemda setempat pasca para Datok mendapat kendaraan baru berupa sepeda motor bebek dan telah direalisasikan keseluruh pejabat tingkat kampung tersebut.

“Sepeda motor tersebut milik Datok Penghulu yang dipulangkan ke Dinas Aset karena mereka sudah mendapat kendaraan yang baru pada Tahun Anggaran 2017 ini. Jumlah kendaraan dinas yang terdata sebanyak 213 unit, namun sejumlah kendaraan ada yang hilang dan ada yang kondisinya sudah rusak parah sehingga yang dikembalikan tidak sampai 213 unit. Nantinya sepeda motor itu akan dilelang DPPKA. Namun, saat ini sedang diseleksi mana yang layak untuk dilelang,” demikian dijelaskan Kepala DPPKA Aceh Tamiang, Abdullah melalui Sekretarisnya, Mirwan yang dihubungi awak media, Jumat (6/10).

Baca Juga  Polres Aceh Tamiang Bekuk 2 Pemilik Sabu dan Ekstasi

Menurut Sekretaris, diperkirakan hanya 200-an unit atau sekitar 1/3 dari jumlah kendaraan yang ada yang bisa dilelang, berhubung kondisi sepeda motor bekas Datok tersebut banyak yang rusak parah, bahkan ada yang tidak nyala lagi mesinnya.

Sepeda Motor bekas

“Ada juga sejumlah kendaraan dilaporkan hilang, namun ada bukti surat kehilangan dari kepolisian setempat yang harus dilampirkan Datok. Kalau dilelang mungkin cuma 60 unit yang masih bagus, selebihnya akan dilelang juga mungkin caranya berbeda,” paparnya.

Ratusan sepeda motor yang di tumpuk di halaman belakang Kantor DPPKA, lanjut Sekretaris, selalu kepanasan dan kehujanan karena DPPKA tidak memiliki tempat khusus (gudang) untuk menyimpan aset kendaraan dinas tersebut.

“Iya memang, sering kehujanan, tapi dalam waktu dekat akan segera dilelang DPPKA,” ujarnya.

Amatan Penanegeri.com dilapangan, Jumat (6/10) siang, ratusan sepeda motor jenis bebek tampak berjajar rapi di Kantor DPPKA. Kendati demikian sungguh disayangkan terkesan dibiarkan kehujanan diluar. Kondisi sejumlah sepeda motor aset pemda tersebut terdapat yang ringsek berat diantaranya, bodi pecah, setang bengkok, shock breges patah dan ada sejumlah sparepart sepeda motor sudah tidak utuh.

Komentar

Berita Terbaru