oleh

Taliban Serang Markas Militer di Kandahar

PENANEGERI, Desk Internasional – Sedikitnya 26 orang tentara pemerintah Afghanistan tewas, dan 13 orang tentara pemerintah Afghanistan lainnya terluka dalam serangan yang dilancarkan oleh milisi Taliban di sebuah pangkalan militer di provinsi Kandahar, Hari selasa (25/7).

Menurut kementerian pertahanan Afghanistan, hal ini merupakan serangan terhadap pasukan keamanan Afghanistan yang sedang bertugas di markas militer tersebut.

Serangan tersebut terjadi Selasa malam (25/7) di daerah Karzali di distrik Khakrez, Kandahar.

Kantor Berita Al Jazeera melaporkan sedikitnya 21 orang lainnya hilang dan tujuh lainnya diculik, demikian bedasar keterangan Jenderal Dawlat Waziri, juru bicara Kementerian Pertahanan pemerintah Afghanistan.

Serangan di pangkalan militer di Kandahar ini juga melukai 13 tentara, kata kementerian pertahanan, saat kelompok bersenjata Taliban melancarkan serangan.

Dalam serangan hari Selasa malam (25/7) ini terjadi baku tembak yang sengit antara milisi Taliban melawan tentara pemerintah, sebelum pada akhirnya milisi Taliban berhasil dipukul mundur dari markas tentara pemerintah tersebut.

“Tentara Afghanistan berhasil melawan serangan tersebut, dan pertarungan sekarang telah berakhir, mereka (milisi Taliban) tidak dapat mengambil alih pangkalan tersebut,” kata Jenderal Dawlat Waziri, juru bicara Kementerian Pertahanan pemerintah Afghanistan, seraya menambahkan bahwa lebih dari 80 orang milisi Taliban juga tewas dalam serangan  tersebut.

Baca Juga  Orang-orang Bersenjata Menyerang Pusat Pelatihan Militer di Kabul Afghanistan

Serangan Taliban ke markas tentara Afghanistan di hari Selasa malam ini berlangsung selama empat jam.

Namun, pihak Taliban mengklaim telah membunuh setidaknya 70 tentara dan telah menyita sejumlah kendaraan militer, peralatan, mesin dan senjata.

Pihak Taliban sendiri telah melakukan beberapa serangan mematikan terhadap pasukan keamanan Afghanistan pada tahun 2017.

Awal pekan ini mereka menyerang di provinsi Faryab di utara, di Ghor dan Badghis di Afghanistan tengah dan hari ini mereka meluncurkan serangan lain di timur di provinsi Nuristan.

Serangan demi serangan mematikan ini dilakukan oleh pihak Taliban di seluruh negeri.

Taliban telah melakukan serangan yang semakin kompleks terhadap pasukan keamanan di tahun 2017 ini.

Pada bulan April, lebih dari 140 tentara diyakini telah terbunuh di sebuah pangkalan di luar kota utara Mazar-i-Sharif, salah satu serangan paling mematikan yang pernah dilakukan Taliban dalam sebuah instalasi militer.

Sebulan sebelumnya, orang-orang bersenjata menyamar saat dokter menyerbu rumah sakit Kabul Sardar Daud Khan – rumah sakit militer terbesar di negara itu – dan membunuh puluhan orang.

Baca Juga  ISIS Serang Kedutaan Irak di Kabul, Afghanistan

Menurut  SIGAR (Special Inspector General for Afghanistan Reconstruction ), korban di antara pasukan keamanan Afghanistan melonjak 35 persen pada 2016, dengan 6.800 tentara dan polisi Afghanistan tewas.

Serangan Taliban

Selama akhir pekan, Taliban menguasai dua pusat distrik Taywara dan Kohistan di Afghanistan utara dan tengah.

Telah terjadi lonjakan dalam pertempuran di beberapa provinsi Afghanistan utara dan selatan dalam beberapa hari terakhir, termasuk di Helmand di selatan.

Pasukan dan polisi Afghanistan sedang berjuang sendirian di lapangan melawan pasukan anti-pemerintah, setelah pasukan asing pimpinan AS menarik diri dari sebagian besar operasi tempur pada bulan Desember 2014.

Amerika Serikat secara aktif mempertimbangkan untuk mengirim lebih banyak tentara ke Afghanistan dan komandan AS di sana telah meminta ribuan tentara tambahan di lapangan.

Kontingen AS di Afghanistan sekarang berjumlah sekitar 8.400, dan ada 5.000 lagi dari pasukan sekutu NATO, jauh berbeda saat enam tahun lalu di mana  AS memiliki lebih dari 100.000 di Afghanistan.  Tentrara AS terutama berfungsi sebagai pelatih dan penasihat keamanan bagi pemerintah Afghanistan. (*)

Komentar

Berita Terbaru