oleh

Tangan Balita Terjepit di Mesin X-ray Bandara Kualanamu

PENANEGERI, Deli Serdang – Seorang balita, Alvaro Gabriel Simarmata (2) mengalami insiden terjepit tangan kirinya di Roda Roll karet penghantar bagasi Mesin X-ray bandara Kualanamu, Kabupaten Deli Serdang, Kamis (5/10) sekitar pukul 14.00 Wib.

Akibat peristiwa naas itu, Alvaro Gabriel Simarmata mengalami luka parah (terkelupas) kulit tangan kirinya dan mengeluarkan darah cukup banyak serta di duga mengalami retak tulang. Kejadian ini sempat menghebohkan sejumlah penumpang pesawat yang berada di bandara Kualanamu.

Salah seorang petugas Avsec bandara Kualanamu, Heri (39) mengatakan, kejadian bermula saat korban bersama dengan orang tuanya, Jhoni Eka Syahputra Simarmata  (42) beserta keluarga tiba di area terminal keberangkatan, selanjutnya memasukan bagasi pemeriksaan mesin X-ray pintu scp-1 secara bergerombolan tanpa mengontrol korban.

“Pada saat selesai body scan dan pemeriksaan bagasi, tiba-tiba tangan kiri korban sudah terjepit pada Roda Roll karet penghantar bagasi mesin X-ray, sehingga spontan orangtua korban berteriak untuk meminta tolong kepada semua orang dan Avsec bandara,” paparnya.

Mesin X-ray bandara Kualanamu

Kemudian, sambung Heri, petugas Avsec dan personil Polres Deli Serdang yang berada disekitar lokasi selaku pengamanan di bandara langsung melakukan pembongkaran Roll penghantar dan penampung bagasi mesin X-ray dengan menggunakan peralatan yang tersedia.

“Tangan korban berhasil dikeluarkan dari jepitan pada Roda Roll bagasi mesin X-ray, selanjutnya langsung dibawa ke kantor KKP (Karantina Kesehatan Pelabuhan) bandara Kualanamu untuk mendapatkan pertolongan pertama,” tambahnya.

Sekitar pukul 14.35 WIB, korban beserta pihak keluarga  didampingi oleh dokter jaga KKP langsung melarikan korban menuju ke RSU Grand Medistra guna dilakukan cek fisik dan rawat inap (opname) untuk mengetahui secara pasti kondisi korban paska terjepit pada Roda Roll penghantar bagasi mesin X-ray bandara Kualanamu tersebut.

Komentar

Berita Terbaru