oleh

Tembaki Mobil Patroli Polres Tuban, 6 Pelaku Tewas di Areal Kebun

PENANEGERI, Tuban – Mobil Patroli Satlantas Polres Tuban ditembaki OTK yang mengendarai Mobil Daihatsu Terrios Nopol H 9173 RZ, di jalan Semarang Desa Beji, Kecamatan Jenu, Tuban, Sabtu (8/4).

Kapolres Tuban AKBP Fadly Samad kepada awak media, Sabtu (8/4) membenarkan adanya peristiwa penembakan terhadap mobil Patroli Polres Tuban.

“Benar ada penembakan, anggota yang berada dalam mobil Patroli selamat,” ujar Kapolres di kantornya.

Sementara itu, informasi yang diperoleh Penanegeri.com, dari salah satu warga yang melihat peristiwa tersebut dan tidak ingin disebutkan namanya, sekitar pukul 10.50 WIB, melihat mobil beriringan dari arah barat dan menyalip mobil Patroli di sepanjang jalan Semarang tepatnya di Pos Pereng. Kemudian penumpang mobil Terios warna putih mengeluarkan tembakan sebanyak 1 (satu) kali ke arah mobil Patroli sehingga mobil Patroli melakukan pengejaran.

Warga menambahkan, tiba-tiba mobil Terios Nopol H 9137 RZ berbalik arah (Berlawanan arah) karena sudah dilakukan penghadangan di Polsek Jenu sehingga mobil Terios berputar, tepatnya di jalan Bogang Desa Beji, Kecamatan Jenu, Tuban dan berpas-pasan dengan mobil Patroli, selanjutnya OTK berhenti dan keluar melakukan penembakan yang kedua terhadap mobil Patroli namun tembakan tersebut tidak mengenai mobil Patroli.

Baca Juga  Salman Ramadan Abedi, Pelaku Tunggal Bom Bunuh Diri di Manchester Arena

“Saat saya melihat seluruh penumpang mobil Terios meninggalkan mobilnya kemudian lari ke arah hutan jati Peteng” terangnya.

Sekitar pukul 15.00 WIB, warga di sekitar kebun jagung Kalak Wilis Kecamatan Jenu melihat sejumlah orang yang diduga pelaku penyerangan mobil petugas masuk ke area perkebunan jagung dan dilakukan pengejaran oleh petugas yang berujung kontak tembak.

Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin, kepada wartawan, di Mapolres Tuban, Sabtu (8/4) malam mengatakan, paska kontak tembak 6 (enam) tersangka diduga teroris berhasil dilumpuhkan, semuanya meninggal dunia.

“Setelah diperiksa, diketahui salah seorang korban bernama Satria Aditama melalui pasportnya. Ia tergabung dalam Jamaah Anshoru Daullah (JAD),” ungkapnya.

“Saat ini seluruh jenazah di bawa ke RS H.S Samsoeri Mertojoso Bhayangkara Polda Jatim, untuk memastikan 5 pelaku yang belum teridentifikasi,” tambah Jenderal bintang dua itu.

Selain paspor, barang bukti yang diamankan dari ke enam pelaku yakni 6 pucuk senjata api rakitan jenis pistol, 6 pisau jenis sangkur, puluhan peluru tajam dalam box, 2 buku tentang jihad, 4 helm, jaket, tas ransel dan tas selempang.

Komentar

Berita Terbaru