oleh

Tentara Korea Utara Ditembak saat Membelot ke Korea Selatan

PENANEGERI, Desk Internasional – Seorang Tentara Korea Utara ditembak oleh kawan-kawannya sendiri saat dia hendak membelot ke Korea Selatan.

Pasukan Korea Selatan tengah bersiaga tinggi untuk kemungkinan provokasi, setelah seorang tentara Korea Utara ditembak dan dilukai oleh rekan-rekannya sendiri saat tentara Korut itu membelot di zona demiliterisasi.

Persitiwa Pembelotan pada hari Senin (13/11) ini sangat jarang terjadi di sepanjang Joint Security Area (JSA) yang diawasi oleh militer Korea Selatan dan Korea Utara, dengan tentara saling berhadapan langsung, di tengah perbatasan yang sangat diperkuat yang membelah Korea.

Tembakan senjata terdengar dan tentara Korea Selatan menemukan tentara Korea Utara yang berdarah – mengenakan seragam tempur namun tidak bersenjata – di pihak mereka dan dia dibawa dengan helikopter ke rumah sakit terdekat untuk perawatan.

Kendati demikian, tentara Korea Selatan tidak melakukan tembakan balasan yang dilakukan Korea Utara.

Korea Joongang Daily melaporkan Tentara Korea Utara itu ditembak di bahu dan siku. Kondisinya tetap tak diketahui.

Baca Juga  Trump : Kesabaran AS Sudah Habis terhadap Korea Utara

“Sore hari ini, seorang tentara Korea Utara membelot dari sebuah pos penjagaan di sisi Korea Utara dari JSA ke arah kita, dan militer kita membawanya,” kata kantor berita Yonhap mengutip seorang pejabat militer yang tidak dikenal.

“Militer telah meningkatkan kewaspadaannya terhadap provokasi militer Korea Utara dan mempertahankan postur kesiapan penuh,” tambah pejabat tersebut.

Kantor Berita Yonhap menggambarkan insiden hari Senin (13/11) sebagai “kasus yang sangat langka” karena tentara Korea Utara yang ditempatkan di sepanjang zona demiliterisasi dikenal karena kesetiaan mereka terhadap Pyongyang, Korea Utara.

Perang Korea 1950-53 – dengan Korea Selatan yang didukung oleh Amerika Serikat dan Korea Utara yang didukung oleh China – berakhir dengan sebuah gencatan senjata, bukan sebuah perjanjian damai, yang berarti konflik tersebut secara teknis masih berlangsung.

A.S masih memiliki sekitar 28.500 tentara yang ditempatkan di Korea Selatan. (*)

Komentar

Berita Terbaru