oleh

Terkait Penangkapan 12 Waria, Kapolres Aceh Utara Diperiksa Propam

PENANEGERI, Nasional- Terkait peristiwa penangkapan 12 orang transgender atau waria oleh Polres Aceh Utara. Pihak bidang Profesi dan Pengamanan Polda Aceh tengah melakukan investigasi internal terhadap peristiwa itu.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Polisi Mochammad Iqbal mengatakan, Bidang Profesi dan Pengamanan Polda Aceh tengah melakukan investigasi internal.

Hal ini setelah munculnya kritikan dari masyarakat karena adanya dugaan perlakuan terhadap para waria tersebut yang dianggap tidak manusiawi.

“Kapolres sedang diperiksa oleh Polda. Intinya akan menginvestigasi apakah ada kesalahan prosedur atau tidak,” ujar Brigjen Pol M. Iqbal, Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas), hari Rabu (31/1).

Pemeriksaan ini untuk dilihat apakah terdapat pelanggaran etik atau profesi pada penangkapan atau tidak. Kalau ditemukan kekeliruan prosedur, maka dari itu sudah ada mekanisme yang mengatur sanksinya.

“Jika tak sudah ada pelanggaran, kami hendak clear-kan. Kami panggil, kami clear-kan,” kata Brigjen Pol M. Iqbal.
Menurutnya, jika ada kesalahan pastinya ada sanksi yang diberikan. Investigasi yang dilakukan Polda Aceh juga ditujukan menjadi pencegahan bagi polisi di wilayah lain untuk lebih berhati-hati dalam mengambil tindakan.

Baca Juga  Waria Diamankan di Banda Aceh Usai Berpesta

“Siapapun anggota Polri yang melakukan kesalahan dalam melakukan tindakan kepolisiannya ada sanksinya. Mekanismenya jelas, dari pelanggaran disiplin, demosi, sampai ke kurungan. Bila fatal sekali melakukan tindak pidana hukum pidana,” ujar Brigjen Pol M. Iqbal.

“Kita akan lakukan investigasi pelurusan. Salah ada mekanisme, ada sanksi itu adalah pencegahan,” ujarnya.

Soal informasi tindakan pemotongan rambut, hal itu juga masih diinvestigasi. “Saat ini kita investigasi. Kita sedang periksa. Polda Aceh sedang memeriksa polres setempat,” ucapnya

Sebelumnya, aparat keamanan merazia sejumlah salon di Kecamatan Lhoksukon dan Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara, Sabtu (27/1/2018) petang.

Seluruh waria di dalam salon itu lalu dibawa ke Polres Aceh Utara. Mereka yang dibawa lalu dinasehati, bahkan yang berambut panjang dipangkas dengan rapi layaknya seorang pria. (*)

Komentar

Berita Terbaru