oleh

Terkait Tuntutan Karyawan PT Semadam, Ini Tanggapan Bupati Aceh Tamiang

PENANEGERI, Aceh Tamiang – Setelah melakukan orasi, perwakilan dari ratusan karyawan PT Semadam yang menggelar aksi unjuk rasa di halaman Kantor Bupati Aceh Tamiang melakukan pertemuan dengan Bupati, Senin (27/8).

Pertemuan itu, turut dihadiri oleh Asisten I Pemkab Aceh Tamiang, Mix Donal, Kepala Disnaker Kabupaten Aceh Tamiang, Yusbar, Kabag Ops Polres Aceh Tamiang, AKP Sukirno, Ketua SPPP-SPSI Provinsi Aceh, Tedi Irawan, SH, Wakil Ketua SPPP-SPSI Provinsi Aceh, Heri, Sekretaris SPPP-SPSI Provinsi Aceh, Adriadi, SE dan Ketua PUK SPPP-SPSI PT Semadam, Asri Mansyur, A.Md.

Dalam pertemuan itu, Bupati Kabupaten Aceh Tamiang, H. Mursil, MKN menyatakan, akan menampung semua aspirasi Karyawan PT Semadam, dan akan merencanakan pertemuan antara pihak perusahaan dengan Karyawan PT Semadam.

“Kita akan berusaha mencari solusi terbaik untuk Karyawan PT Semadam, karena karyawan merupakan bagian dari masyarakat Kabupaten Aceh Tamiang dan perusahaan juga bagian dari aset pemerintah,” tegasnya.

Sementara, untuk waktu pertemuan antara pihak Pemkab Aceh Tamiang dengan PT Semadam masih direncanakan, karena manager perusahaan, Rusli masih berada di luar kota.

Baca Juga  Omzet Pedagang Peci di Aceh Tamiang Menurun

Setelah meyampaikan aspirasi kepada Bupati, ratusan massa aksi yang merupakan karyawan PT Semadam membubarkan diri dengan tertib.

Diberitakan sebelumnya, Ratusan karyawan PT Semadam geruduk Kantor Bupati Aceh Tamiang, Senin (27/8). Kedatangan mereka untuk menuntut kepada Bupati terkait sejumlah hak-haknya sebagai karyawan.

Dalam orasinya, Ketua PUK SPPP-SPSI PT Semadam, Asri Mansyur meminta kepada perusahaan untuk memberikan tanggungan anak sebanyak 3 orang, yang mana selama ini hanya dua orang.

Lalu, penghapusan tenaga kerja kontrak (PKWT), karena dalam pelaksanaan-nya tenaga kerja kontak yang dilakukan PT Semadam melanggar ketentuan yang berlaku yakni UU Tenaga Kerja, Nomor : 13 tahun 2003, Kepmenakertrans Nomor 100 tahun 2004 tentang PKWT.

“PT Semadam dalam memberikan jaminan sosial tenaga kerja (BPJS Tenaga Kerja) hanya diberikan kepada beberapa pekerja saja, dan ini telah dibuktikan dengan jaminan kesehatan pada pekerja kontrak yang mana jaminan kesehatan tersebut dibebankan kepada BPJS kampung bukan BPJS Perusahaan,” ucap Asri Mansyur selaku kordinator aksi.

Komentar

Berita Terbaru