oleh

Tersangka Pembunuhan Sadis di Banda Aceh Terancam Hukuman Mati

PENANEGERI, Banda Aceh – Ridwan (22), tersangka pembunuhan sadis warga keturunan Tionghoa di Gampong Mulia, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh, Jumat (5/1) lalu, akhirnya mengakui pembunuhan yang dilakukannya dihadapan penyidik. Ia dijerat pasal 338 Jo 340, 365, 389 KUHP dengan ancaman hukuman minimal seumur hidup dan maksimal hukuman mati.

“Petugas mengamankan alat bantu dan sejumlah barang bukti yang digunakan tersangka dalam melancarkan aksinya yakni, satu balok kayu ukuran 50 cm, satu pisau dapur stainles, satu unit sepeda motor Scoopy, satu unit Tab Samsung, satu unit handphone Nokia Android, satu unit handphone Samsung J7 Prime Gold, satu unit handphone Samsung Duos, satu unit handphone Sony Ericson, satu tas selempang warna Coklat, satu jaket warna hitam dan uang tunai senilai Rp 14 juta namun yang tersisa hanya Rp 8,3 juta,” demikian disampaikan Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Misbahul Munawar di Lapangan Indoor Mapolresta Banda Aceh, saat menggelar konfrensi pers, Selasa (16/1).

Baca Juga  Polres Langsa Musnahkan Sabu Seberat 6.750 Gram, 7 Tersangka Terancam Hukuman Mati

Usai melakukan aksinya, sambung Kabid Humas, tersangka menutup dan mengunci pintu ruko milik korban Tjie Sun alias Asun dan membawa satu unit sepeda motor serta tiga unit handphone milik korban. Pisau yang digunakan untuk membunuh ke tiga korban juga turut diamankan oleh tersangka.

“Dari rumah korban tersangka Ridwan melarikan diri menuju kampung halamannya di Calang, Aceh Jaya yakni di kediaman orang tuanya. Disana, tersangka menjual dua unit handphone milik korban. Sehari berada di Aceh Jaya, kemudian tersangka menuju ke Meulaboh, Aceh Barat,” jelasnya.

Saat tiba di Meulaboh, tambah Kombes Misbahul, tersangka Ridwan meninggalkan sepeda motor korban di Rumah Sakit Umum Meulaboh. Dari Meulaboh, Ridwan menggunakan kendaraan umum menuju Sumatera Utara.

“Setibanya di Kota Medan, tersangka menuju ke bandara Kualanamu. Saat itu kita melakukan koordinasi ke Polda Sumatera Utara. Dibantu Polres Deli Serdang dan protokoler Polda Aceh yang berada di Bandara Kualanamu, akhirnya tersangka Ridwan berhasil ditangkap,” bebernya.

Lebih lanjut Kombes Pol Misbahul menjelaskan, usai di bekuk petugas, tersangka langsung digelandang ke Polres Deli Serdang sambil menunggu kedatangan Tim gabungan yang telah dibentuk oleh Polda Aceh.

Baca Juga  Polres Langsa Musnahkan Sabu Seberat 6.750 Gram, 7 Tersangka Terancam Hukuman Mati

“Tim itu di pimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polresta Banda Aceh, AKP M Taufik, SIK dan menerima langsung penyerahan tersangka Ridwan dari Polda Sumatera Utara untuk di bawa ke Banda Aceh,” tandasnya.

Dalam kegiatan konfrensi pers tersebut turut dihadiri Kapolresta Banda Aceh, AKBP Trisno Riyanto, SH, Waka Polresta Banda Aceh, AKBP Armaini, Kasatreskrim Polresta Banda Aceh, AKP M Taufik, SIK serta sejumlah personil Polresta Banda Aceh.

Komentar

Berita Terbaru