oleh

Tersangka Penjual Ganja Dihadiahi Timah Panas

PENANEGERI, Aceh Timur – Akibat melawan petugas saat hendak ditangkap, tersangka penjual ganja, Heri Yandi (29) warga Gampong Ladang Baro, Kecamatan Julok, Kabupaten Aceh Timur, terpaksa ditembak aparat Polsek Julok, Polres Aceh Timur.

Demikian disampaikan, Kapolres Aceh Timur, AKBP Wahyu Kuncoro, SIK, MH, melalui Kapolsek Julok, AKP Suparwanto, SH, MH, kepada Penanegeri.com, Kamis (11/10).

Kapolsek menjelaskan, penangkapan itu bermula pada Rabu (10/10) sekitar pukul 13.00 WIB, Muhajir (pelapor) yang merupakan adik kandung pelaku datang ke Polsek Julok untuk membuat laporan resmi yang menyatakan bahwasanya tersangka telah melakukan tindak pidana penganiayaan (pembacokan) terhadap dirinya.

Selain itu, sebelumnya pelaku juga sudah ribut dengan kedua orang tua kandungnya hingga menendang pinggang ibunya dan melempar batu ke arah bapaknya hingga terluka. Keributan itu dipicu, karena tersangka merasa kesal dengan nasehat dari keluarga yang selalu mengatakan untuk tidak memakai dan menjual ganja.

Berdasarkan laporan tersebut, lanjut Kapolsek, sekira pukul 21.00 WIB, dirinya memberika arahan kepada anggotanya untuk menangkap pelaku yang juga sebagai pengedar narkoba jenis ganja.

Baca Juga  Dansatgas TMMD Serahkan Al-Quran di Dayah Pante Rambung

“Sekitar pukul 21.30 WIB, saya bersama anggota mendatangi kediaman pelaku untuk melakukan upaya paksa berdasarkan surat perintah penangkapan Nomor : SP. kap/16/X/Res.1.6./2018/Reskrim,” ucapnya.

Selanjutnya, saat personel Polsek Julok berjumpa dengan pelaku yang berusaha melarikan diri, petugas memberikan tembakan peringatan dan meminta tersangka untuk tiarap dan jangan bergerak, namun perintah tersebut tidak diindahkan, justru pelaku mendatangi petugas.

“Saat itu situasi gelap (mati lampu) sehingga petugas melakukan penembakan dan mengenai kaki tersangka. Meski sudah dilumpuhkan pelaku masih sanggup melawan petugas dan berusaha untuk melepaskan diri dari petugas, namun berhasil diamankan oleh Personel Polsek Julok,” terangnya lagi.

Kapolsek menambahkan, dirinya bersama anggota didampingi saksi (perangkat gampong dan keluarga pelaku) melakukan penggeledahan di kamar tersangka dan ditemukan barang bukti narkotika jenis ganja seberat 25 gram (brutto) serta banyak ditemukan biji ganja berserakan diberbagai tempat di kamarnya.

“Usai mengamankan barang bukti berupa satu bilah parang, satu bungkus plastik warna putih yang didalamnya berisikan ganja dengan berat sekira 25 gram dan barang bukti lainnya, petugas membawa pelaku ke Rumah Sakit Graha Bunda Idi Rayeuk untuk dilakukan tindakan medis,” pungkasnya.

Komentar

Berita Terbaru