oleh

Tiga Anggota Polres Aceh Timur Diberhentikan Tidak Dengan Hormat

-Aceh-181 views

PENANEGERI, Aceh Timur – Kepolisian Resor Aceh Timur, menggelar upacara pemecatan atau Pemberhentian Dengan Tidak Hormat (PTDH) terhadap tiga anggota polisi yang dilakukan “in absensia”, tanpa kehadiran polisi yang bersangkutan, Rabu (10/10) di Halaman Mapolres setempat.

Adapun anggota yang diberhentikan dari Dinas Kepolisian tersebut adalah Brigadir Rachmatdinata, Briptu Meldris Nanda Kurnia dan Briptu Dani Marisi ketiganya merupakan anggota Ba Sat Sabhara Polres Aceh Timur.

Wakapolres Aceh Timur Kompol Warosidi, S.H, M.H, saat memimpin upacara PTDH terhadap ketiga anggotanya itu menyebutkan, keputusan pemecatan ini setelah dilakukannya sidang kode etik.

Ia menjelaskan, anggota yang dipecat ini dinas di Sat Sabhara Polres Aceh Timur. Ketiganya desersi, yakni meninggalkan tugas selama 30 hari berturut-turut tanpa keterangan.

“Ini tindakan tegas kepada anggota yang tidak disiplin,” ungkap Kompol Warosidi saat membacakan sambutan Kapolres Aceh Timur AKBP Wahyu Kuncoro, S.I.K, M.H.

Lebih lanjut ia menyebutkan, PTDH terhadap ketiga anggota ini merupakan tindakan tegas memang dilakukan oleh jajaran Polda Aceh terhadap anggota Polri yang tidak disiplin. Kesalahan anggota polisi yang dilakukan PTDH itu tidak bisa ditoleransi lagi, hingga memperburuk citra Kepolisian di mata masyarakat. Sehingga harus dilakukan upacara PTDH meski tidak dihadiri oleh yang bersangkutan atau in absensia.

Lanjutnya, PTDH ini sesuai dengan Keputusan Kepala Kepolisian Daerah Aceh Nomor: Kep/275/IX/2018 Tanggal 28 September 2018. Atas pertimbangan kesalahan yang diperbuatnya itu, Polda Aceh mengeluarkan Surat Keputusan PTDH terhadap tiga anggota tersebut untuk tidak menjadi anggota Polri.

“Dengan adanya pemecatan tersebut, itu akan menjadi peringatan bagi anggota polisi lainnya agar dalam menjalankan kedinas selalu penuh rasa tanggung jawab dan bekerja sesuai tugas dan wewenangnya,” tegas Wakapolres Aceh Timur.

Dalam upacara yang dihadiri oleh para Kabag, Kasat, Kasubbag, Kapolsek, seluruh anggota Polres Aceh Timur dan perwakilan anggota Polsek. Kompol Warosidi menyatakan, kami dan semua anggota tidak ada yang menginginkan pengakhiran dinas tidak dengan hormat. Kami pastikan semua berharap pengakhiran tugas dengan hormat. Kecuali dalam kegiatan upacara kali ini, kami sangat menyesal dan berat ada salah satu anggota dipecat. Pemecatan sebagai bentuk punishment atas perbuatan tidak mencerminkan sebagai anggota Polri.

“Oleh karena itu, kami sangat berharap hal ini dijadikan momentum bagi anggota lain untuk menjaga etika dan norma dalam melaksanakan tugas sebagai anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia,” pungkasnya.

Komentar

Berita Terbaru