oleh

Tiga Tersangka Narkoba Dibekuk Petugas Dalam Sehari

PENANEGERI, Aceh Tamiang – Jajaran Polres Aceh Tamiang mengamankan tiga orang tersangka pengguna narkotika jenis ganja dan sabu-sabu dalam waktu sehari di tiga lokasi berbeda. Dua tersangka dibekuk Satuan Reserse Narkoba Polres Aceh Tamiang dan satu tersangka lainnya ditangkap personel Polsek Karang Baru, Selasa (30/5).

Kapolres Aceh Tamiang, AKBP Yoga Prasetyo, SIK melalui Kasatres Narkoba Iptu Wijaya Yudistira Putra membenarkan penangkapan tersebut. Disebutkan, pada hari Selasa sekitar pukul 15.30 WIB telah ditangkap satu orang penyalahguna narkotika jenis sabu sekaligus ganja kering berinisial MSB (57) warga Dusun Gelugur, Desa Johar, Kecamatan Karang Baru. Dari tangan pelaku diamankan barang bukti sebanyak tujuh paket sabu 0,87 gram, satu paket ganja kering 1,83 gram, satu ponsel, satu buah timbangan elektrik dan gunting.

“Tersangka MSB ditangkap didalam rumahnya. Selanjutnya dilakukan penggeledahan ditemukan barang bukti tersebut ganja dan sabu yang disimpan dalam kamar,” sebut Kasat.

Sebelumnya, sambung Wijaya, Tim Opsnal Satres Narkoba Polres Aceh Tamiang memperoleh informasi dari masyarakat bahwa di rumah tersangka yang beralamat di Desa Johar, Karang Baru sering berlangsung transaksi narkoba jenis sabu. Dari informasi tersebut Tim Opsnal yang dipimpin langsung Kasatres Narkoba Iptu Wijaya Yudi berhasil meringkus target beserta barang bukti.

Baca Juga  Polri Ungkap Jaringan Narkotika Internasional

Dijelaskannya, kemudian petugas Satres Narkoba melakukan pengembangan kasus. Dihari yang sama sekitar pukul 21.00 WIB diamankan lagi satu orang dengan inisial MA alias Baral (36) warga Dusun Damai, Desa Banai, Kecamatan Karang Baru, dengan barang bukti satu plastik hitam berisi daun, serbuk dan biji ganja kering sebanyak 100 gram dan ponsel tersangka juga turut diamankan.

“Tersangka kedua ditangkap dari pengembangan kasus tersangka pertama MSB alias Wak Yong dengan cara menghubungi MA untuk datang kerumahnya dan langsung ditangkap tanpa perlawanan,” terang Wijaya sambil menambahkan, dihadapan petugas, tersangka mengakui bahwa ganja tersebut disimpan dibelakang sebuah warung milik warga sekitar.

Perawat RSUD terlibat ganja

Sementara itu, personel Polsek Karang Baru membekuk satu orang tersangka diduga pengguna narkoba jenis ganja. Tersangka berinisial DPP (28) ditangkap saat mengendarai sepeda motor dan melintas di jalan lintas Medan-Banda Aceh depan Kantor DPRK Aceh Tamiang, Selasa (30/5) karena membawa daun ganja kering.

Kapolsek Karang Baru, Polres Aceh Tamiang, Iptu Alviandi Lubis, SH kepada awak media membenarkan penangkapan tersebut. Tersangka berinisial DPP (28) warga Desa Perkebunan Pulo Tiga, Kecamatan Tamiang Hulu, Aceh Tamiang yang sehari-harinya bertugas sebagai perawat di RSUD Aceh Tamiang ditangkap hari Selasa sekitar pukul 14.15 WIB, dengan cara diberhentikan petugas saat melintas dijalan raya.

Baca Juga  Tim BNN Pusat Tangkap 30 Kg Sabu di Aceh Tamiang

Penangkapan berawal dari informasi masyarakat kepada petugas, bahwa ada seorang laki-laki kerap melakukan penyalahgunaan narkotika jenis ganja. Kemudian sekitar pukul 14.30 WIB polisi melihat orang tersebut sedang melintas di jalan lintas Medan-Banda Aceh menggunakan sepeda motor, selanjutnya dilakukan pengejaran hingga diberhentikan.

“Setibanya di depan Kantor DPRK Aceh Tamiang petugas memberhentikan terlapor dan menggeledahnya. Saat digeledah ditemukan dalam jok sepeda motor tersangka BL 6597 UQ sebanyak tiga paket ganja kering. Tersangka juga mengakui barang bukti tersebut adalah miliknya,” ujar Kapolsek.

Menurut Kapolsek, dari keterangan tersangka dirinya menerima barang haram tersebut dari Wandes yang berdomisili di Simpang Tiga Pulo Tiga, Kecamatan Tamiang Hulu, Aceh Tamiang.

“Ganja itu dibeli tersangka seharga Rp 50 ribu/tiga paket ukuran sedang. Dia mengaku sudah tiga kali membeli ganja kepada Wandes,” jelas Iptu Alviandi.

Kapolsek menambahkan, saat ini pelaku dan barang bukti tiga paket ganja dan satu unit sepeda motor matic BL 6597 UQ telah diamankan di Mapolsek Karang Baru guna penyidikan lebih lanjut. Tersangka dijerat Pasal 114 ayat (1) Sub Pasal 111 ayat (1) Sub Pasal 115 ayat (1) UU Nomor 35/2009 tentang Narkotika.

Komentar

Berita Terbaru