oleh

Tiga Tewas dalam Pemboman Pasar Yala Thailand

PENANEGERI, Internasional- Bom yang disembunyikan di dalam sebuah sepeda motor yang diparkir di depan sebuah kios pasar di Yala, Thailand meledak, hari Senin (22/1).

Dikutip dari Kantor Berita Al Jazeera, akibat bom sepeda motor yang meledak di sebuah pasar di Thailand selatan itu, menewaskan tiga warga sipil dan melukai puluhan lainnya.

Serangan pada hari Senin (22/1) di provinsi selatan Yala adalah yang pertama selama berbulan-bulan di wilayah tersebut, di mana etnis Melayu Muslim telah menginginkan otonomi.

Tidak ada pihak yang mengaku bertanggung jawab atas kejadian ini.

Polisi Thailand mengatakan penyerang memarkir sepeda motor yang dipasang bahan peledak di dekat pasar dan membeli barang-barang di sana untuk berbaur dengan kerumunan.

Provinsi Yala, salah satu dari tiga provinsi paling selatan di Thailand, telah menjadi lokasi pertarungan selama bertahun-tahun antara tentara Thailand dan etnis Melayu Muslim.

Tiga provinsi yakni  Narathiwat, Pattani, dan Yala yang ada di Thailand bagian selatan kebanyakan dihuni oleh warga muslim. Ketiga provinsi itu sejak lama menjadi lokasi pemberontakan oleh etnis muslim Melayu yang memperjuangkan otonomi untuk wilayahnya.

Ketiga provinsi tersebut yakni Narathiwat, Pattani, dan Yala adalah mayoritas berpenduduk Muslim di negara Thailand yang berpenduduk mayoritas beragama Buddha.

Polisi mengatakan dua warga sipil tewas di tempat kejadian dan satu lagi meninggal di rumah sakit, sementara 23 lainnya terluka. Polisi meyakini bom itu diledakkan dengan alat pengatur waktu (timer).

“Para pelaku kriminal memasang sebuah bom pada sebuah sepeda motor dan menempatkannya di dekat keranjang pasar. Ledakan ini membuat tiga orang kehilangan nyawanya,” ujar juru bicara ISOC (Internal Security Operation Command) Thailand, Pramote Prom-in, dalam pernyataannya.  (*)

Komentar

Berita Terbaru