oleh

Tim Gabungan Ringkus 5 Tersangka Pembunuh Bripka Faisal, 1 Tewas Ditembus Timah Panas

PENANEGERI, Aceh Timur – Akhirnya, tim gabungan Polda Aceh, Polres Aceh Utara dan Polres Aceh Timur, berhasil meringkus kelompok kriminal bersenjata yang melakukan penusukan terhadap seorang anggota Polres Aceh Utara, Bripka Faisal di kawasan Pantai Bantayan, Kecamatan Seunuddon, Aceh Utara, Minggu (26/8) sekitar pukul 01.30 WIB.

“Dari 6 orang pelaku yang diamankan itu, salah seorang diantaranya tewas setelah berupaya melawan petugas saat akan ditangkap. Penangkapan dilakukan, Minggu (26/8) sekitar pukul 17.30 hingga 20.00 WIB, di kawasan pertambakan masyarakat Madat di Aceh Timur,” sebut Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Misbahul Munauwar, SH, kepada Penanegeri.com, Senin (27/8).

Ia menyebutkan, keenam pelaku kriminal bersenjata itu yakni SM (28), BH (36) dan SR (43) merupakan warga Aceh Timur. Tiga orang lainnya yakni MA (18) warga Langsa dan FS (42) warga Aceh Utara, sedangkan ZK (33) warga Aceh Timur tewas dalam penangkapan ini karena melawan petugas.

Tim Gabungan Polda Aceh
(Penanegeri/Istimewa) : Identitas tersangka ZK, yang tewas ditembak Polisi, Senin (27/8).

Kabid Humas menjelaskan, tim gabungan yang dipimpin oleh Kapolres Aceh Utara, AKBP Ian Rizkian Milyardin, menangkap para pelaku di kawasan pertambakan masyarakat di salah satu gampong Madat di Aceh Timur setelah melakukan serangkaian penyelidikan, pengejaran/penyisiran dan pengembangan terhadap kasus pengeroyokan hingga penusukan yang mengakibatkan gugurnya Bripka Anumerta Faisal anggota reserse Polres Aceh Utara.

Baca Juga  Tim Gabungan Bersihkan Pohon Tumbang Usai Diterpa Angin

“Dari hasil penyelidikan tim gabungan Polda Aceh, Polres Aceh Timur dan Polres Aceh Utara, menemukan informasi bahwa kelompok kriminal bersenjata itu dikenal dengan nama “Setan Botak Peureulak” yang diketahui merupakan kelompok perompak laut di perairan Aceh,” ujar Kombes Pol Misbah.

Lanjutnya, kelompok kriminal bersenjata ini memiliki sandi huruf “R” di lambung kapal atau boat yang mereka tumpangi, yang mana diketahui sandi tersebut sudah dihapus namun masih berbekas pasca pembunuhan yang dilakukan terhadap Bripka Anumerta Faisal dini hari kemarin.

Tim Gabungan polda
(Penanegeri/Istimewa) : Boat yang digunakan kelompok kriminal bersenjata dalam melakukan aksinya, Senin (27/8).

“Menurut informasi yang didapat bahwa kelompok ini sudah tidak terpantau diwilayah Aceh Timur selama seminggu ini dan dari hasil olah TKP dinyatakan mengarah kepada kelompok ini berdasarkan seluruh data dan informasi yang ditemukan di lapangan,” ungkap Kabid Humas.

Kemudian, pada Minggu (26/8) sekira pukul 17.00 WIB, tim memperoleh informasi dari masyarakat tentang adanya 6 lelaki tak dikenal yang keluar dari areal pertambakan masyarakat. Menerima informasi itu, tim gabungan langsung menyisir areal dan mengamankan 3 orang lelaki, sementara 3 orang lainnya melarikan diri.

Baca Juga  Miliki Sabu, Dua Warga Aceh Utara Ditangkap Polisi

“Tadi malam sekira pukul 20.00 WIB, tim menemukan tiga orang lainnya. Saat akan ditangkap, tersangka ZK berusaha melawan dengan akan melempar granat ke arah petugas sehingga terpaksa dilakukan tindakan represif penembakan dan tersangka ZK tewas di tempat. Dari ZK diamankan senjata revolver milik Almarhum Bripka Anumerta Faisal,” terang Kabid Humas.

Hingga saat ini, lanjutnya, tim gabungan masih terus melakukan pengembangan terhadap kasus ini. Tim masih menyisir lokasi untuk mencari senjata api laras panjang jenis AK-56 milik Polres Aceh Utara beserta amunisinya yang diambil pelaku dari korban Bripka Faizal.

“Untuk senjata AK-56 dan lainnya masih dalam pencarian, tadi malam diamankan sebuah granat jenis manggis dan pistol revolver milik Almarhum Bripka Anumerta Faisal yang diambil pelaku. Para pelaku diamankan di Mapolres Aceh Utara untuk diproses lebih lanjut, sementara ZK yang tewas rencana diserahkan ke pihak keluarga,” tutup Kombes Pol Misbah.

Komentar

Berita Terbaru