oleh

Tingkatkan Pelayanan Haji dan Umroh Kakemenag Atam Bentuk UIKAT

PENANEGERI, Aceh Tamiang – Dalam rangka meningkatkan pelayanan informasi haji dan umroh bagi masyarakat Kabupaten Aceh Tamiang, Kantor Kementrian Agama (Kakemenag) Kabupaten setempat akan membentuk unit Informasi Kecamatan Terpadu (UIKAT).

Mensosialisasikan UIKAT melalui bimbingan teknis yang diikuti oleh setiap perwakilan Kantor Urusan Agama (KUA) se-Kabupaten Aceh Tamiang  merupakan langkah awal yang akan dilakukan Kemenag. Hal tersebut diungkapkan Kepala Kemenag Aceh Tamiang, Salamina, MA kepada awak media usai menggelar kegiatan bimbingan teknis di Aula AL-Ikhwan Kantor Kemenag setempat, Rabu (24/5).

Salamina menambahkan, UIKAT merupakan unit informasi yang berada di setiap KUA, nantinya di koordinir oleh masing-masing Kepala KUA. Unit ini akan memberikan pelayanan informasi mengenai haji dan umroh secara terbuka kepada masyarakat.

“UIKAT ini tujuannya untuk memperpendek jalur informasi haji dan umroh dari kabupaten menjadi di kecamatan. Bagi mayarakat yang ingin mendapatkan informasi, tidak perlu lagi ke Kantor Kementrian Agama di pusat kabupaten,” ungkapnya.

Pembentukan UIKAT, sambung Salamina, sebagai upaya tindak lanjut mewujudkan amanat Menteri Agama agar setiap Aparatur Negeri Sipil (ASN) Kementerian Agama lebih dekat melayani umat.

Baca Juga  ICMI Minta Kemenag Membuat Database Dakwah

Disisi lain, masyarakat juga harus memahami bahwa UIKAT secara teknis berbeda dengan Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (SISKOHAT), dimana UIKAT hanya memberikan layanan umum terkait informasi haji dan umroh seperti, keutamaan haji dan umroh, syarat pendaftaran haji, memberi penjelasan penggunaan aplikasi haji pintar dan umroh cerdas cukup menggunakan android.

Salamina yang saat ini masih menjalani studi PIM III juga menjelaskan, UIKAT juga melayani directcos (biaya langsung) dan indirect cos (biaya tak langsung) termasuk informasi jadwal keberangkatan serta pelunasan biaya perjalanan ibadah haji. Sedangkan, SISKOHAT merupakan system komputerisasi yang terkoneksi dengan jaringan haji pusat yang tugasnya antara lain adalah melakukan perekaman data Calon Jamaah Haji (CJH) yang telah berhak mendapat nomor porsi.

Lebih lanjut diterangkannya, petugas yang ikut berperan dalam UIKAT adalah Kepala KUA selaku koordinator, kemudian petugas yang telah mendapatkan bimbingan teknis informasi haji dan umroh, penghulu, penyuluh agama islam fungsional serta honorer.

“Petugas yang menjalankan program ini agar bisa bekerja maksimal dan jangan sampai mengecewakan masyarakat penerima manfaat dari UIKAT tersebut,” tandasnya.

Komentar

Berita Terbaru