oleh

TNI AL Berhasil Tangkap Jaringan Perompak Kapal

PENANEGERI, Batam – Tim gabungan Western Fleet Quick Response (WFQR) Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) IV Tanjung Pinang dan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Batam berhasil menangkap jaringan pelaku perompak kapal, pada hari Jumat (1/6).

Para pelaku berinisial A, F, dan DN berhasil ditangkap oleh Tim Gabungan WFQR Lantamal IV dan Lanal Batam sekitar pukul 08.30 WIB, Jumat (1/6) di wilayah Batam, Kepulauan Riau (Kepri).

“Penangkapan ini berdasarkan informasi intelijen dari APMM (Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia) terkait kejadian perompakan terhadap kapal MT. Lee Bo di perairan barat Pulau Aur Malaysia, pada koordinat 02 19’ 089” LU – 104 15’ 144 BT, Jumat, (1/6) dini hari kemarin,” kata Komandan Lanal Batam Kolonel Laut (E) Iwan Setiawan, hari Minggu (3/6).

Penangkapan terhadap ketiga orang pelaku yaitu A, F dan DN asal Sumatera Barat ini dilakukan berdasarkan informasi yang masuk dari pasukan maritim Malaysia.

Ketiganya diduga terlibat perompakan Motor Tanker (MT) Lee Bo di perairan sebelah barat Pulau Aur Malaysia, Kamis (31/5/2018) dinihari di posisi koordinat 02 19 089 LU – 104 15 144 BT.

Baca Juga  KRI Sigurot Tangkap Kapal 'Sunrise Glory' yang Diduga Bawa Muatan Sabu

“Penangkapan saudara A dan F di Jalan Nuri Nomor 07 RT 004/002, Kelurahan Batu Selicin, Kecamatan Lubuk Baja, Batam. Selanjutnya keduanya diamankan di Mako Lanal Batam untuk pengembangan lebih lanjut,” ujar Kolonel Laut  Iwan Setiawan.

Tim WFQR juga berhasil mengamankan sejumlah batang bukti dari hasil penggeledahan di kediaman A dan DN. Di antaranya, telepon genggam, buku tabungan, dan catatan lokasi kapal yang menjadi target perompakan.

“Terkait dengan penangkapan tersebut, dari penggeledahan di rumah pelaku A dan rumah pelaku DN berhasil diamankan beberapa barang bukti antara lain handphone, buku tabungan dan catatan lokasi kapal yang dijadikan target perompakan,” ujarnya.

Sebelumnya Pasukan Maritim Malaysia berhasil menangkap 14 pelaku perompakan asal Indonesia di perairan Malayasia.

Mereka lalu memberi informasi ke Lanal Batam, terkait hasil pengembangan penyidikan. Lanal Batam akhirnya mengamankan ketiga otak pelaku yang terlacak Batam.

Kolonel Iwan menjelaskan, kapal MT. Lee Boo sebelum dirompak sudah ditunggu kapal perompak bernama kapal MT. Bright, di dekat perairan Tanjung Uma.

Baca Juga  KRI Sigurot Tangkap Kapal 'Sunrise Glory' yang Diduga Bawa Muatan Sabu

Hasil pengembangan kasus perompakan MT Lee Bo, perompakan dilakukan dengan menggunakan kapal MT Bright bendera Mongolia dengan pemilik Warga Negara Singapura atas nama OTY alias Mr. JT sebagai pendukung dana dalam kegiatan tersebut.

“Saat ini ketiganya masih kami lakukan pemeriksaan dan kami terus melakukan koordinasi dengan APMM Malaysia guna mengembangkan kasus perompakan ini,” jelas Kolonel Iwan. (**)

Komentar

Berita Terbaru