oleh

Turki Serang Militan Kurdistan di Irak dan Suriah

PENANEGERI, Desk Internasional- Jet militer Turki telah melakukan serangan udara terhadap militan Kurdistan Workers Party (PKK) atau militan Partai Pekerja Kurdistan di Irak utara dan timur laut Suriah, menewaskan sedikitnya 24 orang, demikian rilis kantor berita milik pemerintah Anadolu Selasa (25/4).

Pesawat tempur Turki membom militan Kurdi di wilayah Sinjar Irak dan di timur laut Suriah pada hari Selasa, menewaskan sedikitnya 24 orang milisi dalam serangan pemerintah turki pada kelompok yang berafiliasi dengan Partai Pekerja Kurdistan (PKK) yang dilarang.

Sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh angkatan udara Turki mengatakan bahwa mereka melakukan serangan udara terhadap sasaran PKK yang berada di wilayah Pegunungan Sinjar di Irak utara dan di Pegunungan Karachok di timur laut Suriah pada hari Selasa (25/4).

Target tersebut diserang untuk mencegah PKK mengirim “teroris, senjata, amunisi dan bahan peledak ke Turki,” kata pernyataan tersebut, menambahkan bahwa operasi tersebut dilakukan “dalam lingkup hukum internasional”.

PKK adalah militan Kurdi yang beroperasi di Turki, sementara Unit Pertahanan Rojava (YPG) adalah pejuang Kurdi yang beroperasi di Suriah utara dan pejuang Peshmerga bertanggung jawab atas keamanan di Kurdistan Irak.

Baca Juga  Referendum Kemerdekaan Kurdistan Ditolak Irak

Ketiga kelompok tersebut saat ini juga memerangi ISIS/ISIL.

“Sedikitnya enam orang terbunuh, lima dari Peshmerga dan yang keenam dari Asayish [Rojava],” kata Letnan Jenderal Jabbar Yawar, sekretaris jenderal Kementerian Urusan Peshmerga di pemerintahan Kurdi Irak yang otonom, kepada kantor berita AFP.

Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia yang berbasis di Inggris, sebuah kelompok pemantau yang melacak perang Suriah, mengatakan bahwa setidaknya 18 pejuang YPG tewas dalam serangan udara di provinsi Hasaka, Suriah.
YPG di Suriah utara mengatakan di akun Twitter bahwa pesawat tempur Turki menargetkan markas Komando Umum YPG di Gunung Karachok, dekat kota Derik di Hasaka.

YPG juga melaporkan bahwa sebuah pusat media, sebuah stasiun radio lokal, kantor pusat komunikasi dan beberapa institusi militer terkena serangan.

Kelompok ini membentuk komponen kunci dari Pasukan Demokratik Suriah yang didukung AS untuk memerani ISIS di Raqqa.

Setelah serangan tersebut, Kementerian Urusan Peshmerga meminta PKK untuk “menarik diri dari Gunung Sinjar dan sekitarnya”.

Baca Juga  Referendum Kemerdekaan Kurdistan Ditolak Irak

“Serangan yang menyakitkan dan tidak dapat diterima terhadap pasukan Peshmerga oleh pesawat tempur Turki adalah hasil kehadiran PKK di dan sekitar Sinjar,” kata kementerian tersebut dalam sebuah pernyataan.

“PKK telah bermasalah bagi masyarakat di wilayah Kurdistan dan, meski ada seruan untuk menarik diri, menolak untuk meninggalkan Sinjar. PKK harus berhenti mendestabilisasi dan meningkatkan ketegangan di wilayah tersebut sehingga memungkinkan masyarakat kembali ke daerah tersebut.”

PKK hadir di Sinjar Irak untuk membantu penduduk Yazidi di wilayah tersebut saat ISIS melewati wilayah tersebut pada musim panas 2014.

Serangan Turki tersebut menunjukkan tantangan yang dihadapi upaya pimpinan A.S. untuk mengalahkan ISIS/ISIL di Suriah dan mempertaruhkan ketegangan antara sekutu NATO Washington dan Ankara atas para pejuang Kurdi yang telah sangat penting dalam memerangi ISIS di wilayah Irak dan Suriah. (*)

Komentar

Berita Terbaru