oleh

UEFA Rencanakan Kompetisi Ketiga Eropa di Level Klub

-Aceh-56 views

PENANEGERI, Sepakbola – Kompetisi klub UEFA ketiga akan diperkenalkan dari musim 2021-22, pimpinan asosiasi yang mewakili klub-klub besar Eropa mengatakan pada awal pekan lalu seperti dilansir ESPN baru-baru ini.

Andrea Agnelli yang menjanbat sebagai ketua European Club Association (ECA) mengatakan kepada anggotanya pada pertemuan di Split, Kroasia, bahwa turnamen baru akan membawa jumlah keseluruhan klub yang terlibat dalam kompetisi UEFA menjadi 96 tim.

“Sekarang sedang menunggu persetujuan dari komite eksekutif UEFA, ‘lampu hijau’ telah diberikan untuk memperkenalkan kompetisi ketiga, membawa sejumlah klub menjadi 96 pada musim 2021-22,” kata Agnelli.

“Ini adakan menjadi menjadi dorongan untuk meningkatkan persaingan dan kualitas sepakbola secara umum,” tambahnya.

Agnelli juga menjabat sebagai presiden Juventus, yang menempati salah satu dari dua kursi yang dialokasikan untuk perwakilan klub, saat pihak UEFA lainnya tidak tersedia untuk dimintai komentar.

UEFA saat ini memiliki dua kompetisi klub, yaitu Liga Champions yang menampilkan 32 tim di babak penyisihan grup dan Liga Europa yang memiliki 48 tim di fase grup.

Baca Juga  UEFA Selidiki Penyerangan Fans Celtic Terhadap Mbappe

Eropa dulu memiliki kompetisi ketiga untuk pemenang kompetisi piala domestik, yang dikenal sebagai Winners Cup, tetapi dihapus pada tahun 1999 dan pemenang piala domestik kini masuk ke Liga Europa.

Agnelli pun berencana mengadakan konferensi pers lanjutan setelah pertemuan terakhir. Dan ECA juga telah meminta lebih banyak klub yang terlibat dalam kompetisi Eropa dan “kepastian pertandingan yang lebih besar” untuk klub yang berpartisipasi.

Agnelli juga mengulangi keinginannya dari tahun lalu untuk perombakan drastis dari kalender pertandingan internasional, yang disusun oleh badan sepakbola FIFA dan mengalokasikan tanggal untuk pertandingan tim nasional.

“Sebuah penilaian rinci dari International kalender pertandingan yang ada diperlukan sebelum menghadirkan model baru pasca-2024. Model saat ini membutuhkan modernisasi,” jelasnya.

“Ini penting untuk perkembangan sepakbola dan memastikan bahwa setiap pemain bisa mendapat kesempatan untuk bermain di klub dan negara. Selain itu, masih akan ada yang perlu dibicarakan dalam beberapa waktu kedepan,” tandas Agnelli.

Komentar

Berita Terbaru