oleh

UGM Jalin Kerja Sama dengan Six Capital Singaopre

PENANEGERI, Yogyakarta – Universitas Gadjah Mada (UGM) menjalin sebuah kemitraan dengan Six Capital Singapore untuk pengembangan pusat inovasi digital di Indonesia.

Six Capital Singapore merupakan sebuah perusahaan fintech dan analisis data. Rencananya Six Capital akan menggelontorkan donasi sebesar Rp 199 miliar dalam bentuk pelaksanaan proyek (6 proyek inovasi) salah satu proyek yang akan dikembangkan adalah infrastruktur gedung Digital Innovation Center, untuk kegiatan riset dan inovasi dibidang digital.

Penghibahan 68 unit komputer untuk Center of Excellence for Financial Trading yang ditempatkan di Pertamina Tower, Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Tersedia pula pendanaan inovasi untuk startup yang dinaungi oleh Innovative Academy di UGM.

Melalui kerja sama dengan Six Capital Singapore, UGM telah merintis dan merealisasikan misinya dalam mengembangkan riset dan inovasi dibidang teknologi digital, yang bertujuan untuk membangun budaya inovasi dan budaya kolaborasi antar civitas akademika dilingkungan UGM sambut Rektor UGM Dwikorita Karnawati yang dikutip melalui daily social (26/1).

Peresmian kerja sama dilakukan Rektor UGM dan Chairman and Founder Six Capital Singapore Patrick Teng disela-sela World Economic Forum 2017 di Davos, Swiss. Turut menyaksikan penandatanganan tersebut Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto Dalam sambutannya Arilangga mengatakan bahwa kerja sama ini akan sangat mendukungpenumbuhan startup digital untuk menghadapi era industri 4.0 Untuk memperluas cakupan akses ke dalam layanan digital, terutama dalam program preventif healthcare, kerja sama ini juga akan melakukan kegiatan pembagian 1.000 smartphone gratis ke masyarakat pedesaan di Yogyakarta khususnya di Gunung Kidul, Bantul, Kulonprogo dan Sleman.

Baca Juga  Terbaru! Tempat Wisata Seru di Jogja yang lagi Hits

Dalam WEF 2017, Indonesia memperkenalkan Nusa Health yang merupakan aplikasi personal digital healthcare berbasis smartphone dengan tujuan untuk mengedukasi masyarakat tentang perilaku hidup sehat.

Aplikasi Desa App yang dikembangkan Fakultas Pertanian UGM dan PT Gamatechno juga turut dipamerkan. Aplikasi ini didesain untuk masyarakat desa dan para petani dalam rangka meningkatkan kesejahteraan mereka melalui akses informasi harga-harga komoditi pertanian, hama penyakit tanaman, konsultasi ahli pertanian, dan musim tanam.

Di kesempatan yang sama, Airlangga juga mengungkapkan bahwa pihaknya tengah mengembangkan infrastruktur digital untuk industri kecil dan menengah (IKM), yakni program e-smart lKM dalam upaya memperluas pasar dalam rantai nilai dunia dan menghadapi era industri digital.

Komentar

Berita Terbaru