oleh

Ungkap Ilegal Loging, Polres Aceh Timur Amankan 5 Pelaku dan 10 Ton Kayu 

PENANEGERI, Aceh Timur – Satuan Reserse dan Kriminal (Sat Reskrim) Polres Aceh Timur berhasil mengungkapkan aksi ilegal loging dan mengamankan 5 pelaku serta menyita 84 batang atau kurang lebih 10,45 ton kayu jenis damar.

Demikian disampaikan Kapolres Aceh Timur, AKBP Wahyu Kuncoro, SIK, MH kepada Penanegeri.com, Sabtu (20/10). Ia menjelaskan, pengungkapan kasus ilegal loging itu terjadi, pada Rabu (10/10), di Kecamatan Simpang Jernih.

“Lima pelaku yang berhasil diamankan itu yakni MS, US, TR, AL dan MH. Mereka adalah pekerja. Sedangkan pemodal berinisial N masih dalam pencarian (DPO) dan kelimanya akan kami proses sesuai hukum yang berlaku,” jelas Kapolres.

Selain pelaku dan barang bukti kayu, lanjut Kapolres, petugas juga berhasil mengamankan empat boat mesin. Penangkapan ini berawal dari informasi  masyarakat terkait adanya aktivitas illegal logging di Kecamatan Simpang Jernih.

Kemudian, berdasarkan informasi itu, petugas langsung menuju ke lokasi dan setibanya di TKP, anggota melihat empat boat mesin yang sedang menarik kayu.

“Melihat kedatangan kami pelaku menggunakan boat mencoba melarikan diri, lalu petugas mengejarnya dan berhasil mengamankan di aliran sungai Aceh Tamiang, tepatnya di Gampong Sekrak Kanan, Kecamatan Sekrak, Kabupaten Aceh Tamiang.

Baca Juga  Seorang Warga Malaysia Diamankan di Imigrasi Langsa

Sambung Kapolres, kelima pelaku ini dikenakan Pasal 12 Huruf a,b,c,d, dan e, Jo Pasal 82 Ayat (1) Sub Pasal 83 Ayat (1) Huruf a, dan b, dari UU Nomor 18 Tahun 2013 Tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan.

“Ancaman hukumannya yaitu, pidana penjara paling singkat 5 (lima) tahun dan paling lama 15 tahun serta pidana denda paling sedikit Rp 5 miliar dan paling banyak Rp15 miliar,” tutup Kapolres.

Komentar

Berita Terbaru