oleh

UNICEF bantu Pulihkan Kesehatan Anak di Mosul

PENANEGERI, Internasional – UNICEF membantu memulihkan layanan kesehatan untuk anak-anak dan keluarga yang kembali ke kota Mosul, setelah dilanda perang.

Karena aspek kesehatan warga Irak yang “mengkhawatirkan”, terutama di daerah-daerah yang dilanda perang di dalam dan sekitar Mosul, maka badan anak-anak PBB UNICEF telah meningkatkan dukungannya untuk membantu Pemerintah Irak memberikan layanan medis sehingga anak-anak dan keluarga bisa melanjutkan hidup mereka.

Dengan kurang dari 10 persen fasilitas kesehatan di wilayah Ninewah Irak yang berfungsi dengan kapasitas penuh, UN Children’s Fund (UNICEF) mengatakan bahwa sebanyak 750.000 orang anak di wilayah itu sedang berjuang untuk mengakses layanan kesehatan dasar walaupun kekerasan telah mereda. Fasilitas yang beroperasi juga telah diperpanjang hingga memungkinkan.

“Sistem kesehatan negara bagian Irak sangat memprihatinkan,” kata Peter Hawkins, Perwakilan UNICEF di Irak, yang baru saja melakukan kunjungan ke rumah sakit terbesar di Mosul.

“Bagi wanita hamil, bayi yang baru lahir, dan anak-anak, kondisi yang dapat dicegah dan dapat diobati dapat meningkat dengan cepat menjadi masalah hidup dan mati,” katanya, memperingatkan bahwa fasilitas medis telah melampaui kapasitas dan ada kekurangan kritis untuk obat-obatan yang menyelamatkan jiwa.

Baca Juga  UNICEF Prihatin Kebrutalan Terhadap Anak-anak selama Konflik di Tahun 2017

Tiga tahun kekerasan hebat telah menghancurkan fasilitas kesehatan di Irak. Lebih dari 60 fasilitas kesehatan telah berulang kali mendapat serangan sejak eskalasi kekerasan pada tahun 2014. Serangan-serangan itu  sangat berdampak mengganggu akses terhadap layanan kesehatan dasar untuk anak-anak dan keluarga.

Di Mosul, UNICEF telah merehabilitasi bangsal anak-anak dan gizi dari dua pusat rumah sakit, menyediakan kulkas untuk menyimpan vaksin untuk 250.000 anak-anak, dan mendukung kampanye vaksinasi untuk mengimunisasi semua anak di bawah lima tahun. Sebagian besar pusat kesehatan di wilayah itu juga telah memulai kembali layanan vaksinasi untuk anak-anak.

UNICEF mengatakan bahwa Konferensi Rekonstruksi (Reconstruction Conference) untuk Irak yang diselenggarakan oleh Kuwait minggu depan adalah kesempatan bagi Pemerintah Irak dan masyarakat internasional untuk menempatkan anak-anak di jantung rekonstruksi, termasuk melalui peningkatan alokasi anggaran untuk layanan bagi anak-anak.

Hawkins mengatakan apa yang dia lihat di rumah sakit di Mosul “sangat memilukan dan memberi inspirasi,” menjelaskan bahwa kecerdikan dan dedikasi petugas kesehatan yang berkomitmen untuk memberi anak-anak yang baru lahir, kemungkinan terbaik untuk memulai hidup dalam situasi yang paling menantang adalah  hal yang luar biasa.

Baca Juga  UNICEF : Sisa Senjata Perang Mematikan Membahayakan Lebih dari 220.000 anak di bagian Timur Ukraina

“Mereka juga layak mendapat dukungan (support) sehingga bisa terus menyelamatkan nyawa,” katanya.

UNICEF mengajukan permohonan bantuan sebesar $ 17 juta untuk mendukung pembangunan kembali fasilitas kesehatan bagi anak-anak di Irak pada tahun 2018. (*)

Komentar

Berita Terbaru