oleh

Unsyiah dan UIN Ar Raniry Gelar Diskusi Publik

PENANEGERI, Banda Aceh – Himpunan Mahasiswa Ilmu Politik Unsyiah dan Himpunan Mahasiswa Ilmu Politik UIN Ar Raniry Banda Aceh menggelar diskusi publik yang bertema “Kompleksitas prosesi hukum terhadap Ahok dan ancaman konflik sosial”, acara yang dihadiri sekitar 50 mahasiswa/mahasiswi Fisip Unsyiah dan UIN Ar Raniry itu berlangsung di aula lantai III Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Unsyiah Darussalam Kecamatan Syiah Kuala Kota Banda Aceh, Sabtu (7/1).

Amatan Penanegeri.com, hadir dalam diskusi tersebut DR. Efendi Hasan, MA selaku Wakil Dekan I Fisip Unsyiah Bidang Akademik, Mukhlis Mukhtar, SH sebagi pemateri dan juga advokat serta praktisi hukum, Taufik Rahim, MA sebagai pemateri yang juga tokoh Muhammadiyah Aceh serta Radhi Darmansyah, MS sebagai pemateri dan pakar resolusi konflik yang juga menjabat Plt Koordinator Prodi Ilmu Fisip Unsyiah. Diskusi ini dipandu oleh moderator Ismar Ramadhani, M.A yang juga dosen pada UIN Ar Raniry.

Mengawali pembukaan diskusi, Efendi Hasan memberikan ucapan selamat datang kepada para pemateri dan undangan serta para mahasiswa/mahasiswi baik dari Fisip Unsyiah maupun Fisip UIN Ar Raniry, semoga kegiatan diskusi kali ini dapat memberikan jawaban rasa penasaran kita akan kasus yang menjadi trending topik di Indonesia saat ini.

Baca Juga  Kapolres Aceh Tamiang Gelar Diskusi Publik "Pilkada Berintegritas Untuk Tamiang yang Berkualitas"

Efendi menambahkan, Proses hukum Ahok sudah berjalan walupun ada aksi unjuk rasa yang menuntut agar Ahok diberikan hukuman yang berat atas apa yang telah dilakukannya. Sejak awal kemunculan kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh Basuki Tjahaja Purnama atau yang akrab disapa Ahok, telah  menjadi sorotan publik dan menimbulkan sikap pro dan kontra di tengah masyarakat.

“Pada hari ini diskusi yang diambil yaitu kompleksitas prosesi hukum terhadap Ahok dan ancaman konflik sosial” tutup Efendi Hasan dalam sambutannya.

Komentar

Berita Terbaru