oleh

Usai Karnaval, Sampah Hiasi Lapangan Aceh Tamiang Selama 2 Hari

PENANEGERI, Aceh Tamiang – Usai perayaan sampah berserakan. Mungkin itulah secuil ungkapan yang sesuai atas fenomena pasca perayaan disetiap kegiatan yang dihelat. Tak terkecuali kegiatan karnaval pelajar yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang dalam rangka menyemarakkan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia Ke 72 di lapangan kantor Bupati Aceh Tamiang, Kecamatan Karang Baru , Sabtu (19/8).

Amatan Penanegeri.com di lokasi, praktis setiap sudut mata memandang dari dalam lapangan hingga sepanjang jalan seputaran komplek perkantoran terlihat berserakan sampah plastik bungkus makanan dan minuman serta atribut yang digunakan peserta karnaval yang dibuang disembarang tempat.

Wira (32) Salah seorang pengunjung jajanan kepada Penanegeri.com, Sabtu (19/8) di lokasi jajanan Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang letaknya persis di samping lapangan kantor Bupati Aceh Tamiang menyayangkan prilaku pengunjung yang datang.

“Niatnya mau lihat karnaval sambil jajanan. Namun, perihatin aja kok sampah berserak dimana-mana. Mungkin sudah tradisi”, ungkapnya kecewa.

Hal senada juga disampaikan Muhram (33) salah seorang pegawai BUMN di Aceh Tamiang yang tengah membeli jajanan di lokasi kuliner RTH bersama keluarganya.

“Saya yakin mayoritas itu bekas jajan anak-anak. Tapi, setidaknya para orang tua kasih contohlah yang baik. Kebersihan lingkungan itu tanggung jawab kita semua,” ketusnya.

Dirinya juga menambahkan, kedepan sebaiknya dinas terkait yang job descraption nya mengurusi masalah lingkungan dan kebersihan sebaiknya menyediakan tempat sampah di beberapa titik yang mudah di jangkau pengunjung.

“Lebih responsif lagi lah kedepan. Kalau masyarakatnya belum sadar ya di sadarkan. Jangan petugasnya juga ikut-ikutan gak sadar. Kalau petugas tidak mau bekerja itu menjadi tanggung jawab pejabat di instansi terkait,” tandas Muhram sembari menyatakan, kita digaji negara untuk bekerja bukan cuma makan gaji buta.

Ironisnya, sambung Muhram, hingga Minggu (20/8) sore menjelang Maghrib, sampah masih tidak tersentuh sama sekali.

“Seharusnya untuk kebersihan ya tidak mesti menunggu hari kerja. Karena jika sampah dibiarkan berserakan dampaknya banyak, salah satunya dapat mencemarkan lingkungan dan berdampak pada kesehatan,” pungkasnya.

Komentar

Berita Terbaru