oleh

Utang Pemerintah Indonesia Mencapai Sejumlah Rp. 4.034,8 Triliun 

PENANEGERI, Ekonomi- Mengutip APBN Kita edisi bulan Maret 2018, di Jakarta, hari Kamis (15/3).  Tercatat di dalam APBN Kita edisi Maret 2018, dari total Utang Pemerintah Pusat adalah sebesar Rp 4.034,8 triliun, dengan rinciannya adalah sebagai berikut :

Dari Total Utang Pemerintah Pusat sebesar Rp 4.034,8 triliun, sebesar 19,27% atau Rp 777,54 triliun untuk pinjaman.

Di bagian pinjaman terbagi lagi untuk pinjaman luar negeri sebesar 19,13% atau Rp 771,6 triliun yang terdiri dari pinjaman bilateral 8,21% atau Rp 331,24 triliun, pinjaman multilateral 9,82% atau Rp 396,02 triliun, pinjaman komersial 1,07% atau Rp 43,32 triliun, dan pinjaman suppliers 0,03% atau Rp 1,17 triliun.

Sedangkan untuk pinjaman  dalam negeri sebesar 0,14% atau sebesar Rp 5,78 triliun,

Sedangkan sisanya atau 80,73% dari Total Utang Pemerintah Pusat Rp 4.034,8 triliun diperuntukkan kepada Surat Berharga Negara (SBN) yang yang nilainya Rp 3.257,26 triliun.

Dari total SBN tersebut terbagi lagi yakni dalam denominasi rupiah sebesar 62,62% atau Rp 2.359,47 triliun, dan dalam denominasi valas sebesar 18,11% atau sebesar Rp 897,78 triliun.

Dalam APBN Kita hingga Februari 2018 disebutkan salah satunya untuk membiayai berbagai program pemerintah terkait dengan bidang struktural dan sektoral, seperti bidang kesehatan, pendidikan, perlindungan sosial, dan infrastruktur.

“Dukungan untuk pembiayaan belanja infrastruktur dan kegiatan produktif lainnya, selain berasal dari Pinjaman juga berasal dari Surat Berharga Negara (SBN). Instrumen SBN yang kian diminati oleh investor karena semakin membaiknya fundamental ekonomi Indonesia serta membaiknya peringkat kredit Indonesia yang sudah berada pada level Investment Grade, jumlahnya telah berkembang menjadi Rp3.257,26 triliun per akhir Februari 2018.” Demikian keterangan dalam APBN Kita edisi Maret 2018.  (*)

Komentar

Berita Terbaru