oleh

Wakili Indonesia, Kontingen Kesenian Aceh Tampil di Damanhour International Folklore Festival

PENANEGERI, Tangerang – Ketua Komite Kesenian Budaya Nusantara (KSBN), Mayor Jenderal (Purn) Hendardji Soepandji, SH melepas kontingen kesenian asal Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh mewakili Indonesia yang hendak mengikuti the 6th Damanhour International Folklore Festival di Provinsi Damanhour, Mesir, tanggal 1 – 7 April 2018 mendatang.

“Dengan ikutnya kontingen kesenian Aceh mewakili Indonesia di negara Mesir, kita berharap kesenian dan kebudayaan daerah di Indonesia bisa dikenal oleh dunia Internasional,” demikian disampaikan Ketua KSBN, Mayor Jenderal (Purn) Hendarji Soepandji, SH kepada Penanegeri.com, Jumat (30/3) di Bandara International Soekarno-Hatta saat melepas kontingen kesenian Aceh menuju Mesir.

Hendarji juga mengucapkan terima kasih kepada Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk Mesir dan pemerintahan Mesir yang telah mengundang Indonesia dalam acara International Folklore Festival.

“Semua biaya gratis ditanggung pemerintah Mesir, kontingen hanya mengeluarkan dana untuk tiket pesawat,” tambahnya.

Sekjen KSBN, Enny yang turut mendampingi Ketua KSBN melepas kontingen kesenian Aceh ke Mesir menambahkan, festival ini bisa diikuti oleh Indonesia karena kerja sama yang baik dari KBRI di Mesir dengan KSBN.

Baca Juga  Wakili Indonesia, Mahasiswa IAIN Langsa ikut MTQ Internasional ke Turki

“KSBN mendapat undangan dari KBRI di Mesir untuk dapat mengikuti International Folklore Festival. Dengan waktu yang relatif singkat, akhirnya kontingen Aceh yang diberangkatkan karena mereka yang paling siap,” terang Enny.

Sementara, Sekretaris Pertama Fungsi Penerangan Sosial dan Budaya KBRI Mesir (Kairo), Musa Derek Sairwona mengapresiasi KSBN dan kontingen kesenian dari Bireuen. Dengan waktu yang singkat KSBN melalui jaringannya bisa menyiapkan kontingen Aceh mewakili Indonesia untuk menampilkan salah satu budaya Indonesia di acara International Folklore Festival.

“Kalau di Mesir, Indonesia ini disebut ‘brother‘ karena adanya kedekatan secara kultural ditambah banyaknya mahasiswa Indonesia yang belajar di Mesir sekitar 5000-an mahasiswa. Sedangkan untuk mahasiswa Aceh sendiri ada sekitar 300-an mahasiswa,” papar Musa yang juga merupakan staf di Kementrian Luar Negeri RI itu.

Selain budaya, lanjut Musa, hubungan ekonomi dan lainnya terhadap Mesir juga terjalin dengan baik, maka dari itu adanya penampilan kesenian dari Indonesia ini sebagai salah satu upaya menjaga hubungan antara Mesir dan Indonesia di sektor lainnya.

Baca Juga  Wakili Indonesia, Mahasiswa IAIN Langsa ikut MTQ Internasional ke Turki

“Pemerintahan pak Jokowi saat ini sangat mengharapkan soft power kita akan berdampak secara kongkrit dalam kerjasama yang real antara Mesir dan Indonesia,” tandasnya seraya mengatakan kita sangat berharap agar kerjasama antara Kemenlu dan KSBN ini semakin erat sehingga kita bisa bersinergi mempromosikan Indonesia.

Ketua Dewan Kesenian Aceh (DKA) Kabupaten Bireuen, Mukhlis selaku ketua kontingen kesenian Aceh mewakili Indonesia dalam acara International Folklore Festival di Mesir menjelaskan, ini event pertama pihaknya tampil di luar negeri.

“Kita sangat berterima kasih kepada KSBN dan KBRI Mesir karena telah memfasilitasi kontingen Aceh untuk menampilkan salah satu kebudayaan Indonesia di Mesir,” ujarnya.

Mukhlis menambahkan, saat di Mesir nanti, pihaknya akan menampilkan lima jenis tarian Aceh yang sudah di kolaborasikan diantaranya tarian Ranup Lampuan, Didong, Guel, Rabbani Wahed dan Seudati.

“Selain tarian, kami juga akan menampilkan wisata Aceh secara keseluruhan di acara nanti melalui video yang telah disiapkan,” tuturnya.

Usai melepas kontingen Aceh menuju Mesir, anggota KSBN, Erni Yanis, SE. M.Si yang turut mendampingi Ketua dan Sekjen KSBN, kepada Penanegeri.com, Jum’at (30/3) di Bandara International Soekarno-Hatta berharap bisa menampilkan lebih banyak lagi kesenian dan kebudayaan Nusantara di ajang International. Sehingga semua kebudayaan daerah di Indonesia diketahui dunia.

Baca Juga  Wakili Indonesia, Mahasiswa IAIN Langsa ikut MTQ Internasional ke Turki

“Kali ini yang siap untuk mengikuti festival di Mesir yakni kontingen kesenian dari Aceh, Kabupaten Bireuen. Saat itu dengan waktu yang singkat saya berkomunikasi dengan DKA Bireuen. Karena mereka siap, KSBN memfasilitasinya untuk mewakili Indonesia di acara International Folklore Festival di Provinsi Damanhour, Mesir,” tukas Srikandi asal Aceh itu.

Komentar

Berita Terbaru