oleh

Warga Malaysia Urunan Untuk Membayar Hutang

PENANEGERI, Internasional – Warga Malaysia melakukan urunan atau penggalangan dana (crowdfunding) guna membayar hutang negara Malaysia. Gerakan urunan atau patungan dana untuk membayar hutang negara itu dinamakan ‘Please Help Malaysia’s.

Bila dilihat di situs web https://gogetfunding.com/please-help-malaysia/ pengumpulan saat ini, hari Minggu (27/5) dana yang sudah terkumpul mencapai US $ 3.633 (sekitar Rp 50 jutaan) dari target USD 100.000 (sekitar Rp 1,4 miliar) dengan 92 pendukung.

Gerakan urunan dana ‘Please Help Malaysia ini dimulai oleh warga Malaysia berusia 27 tahun bernama Nik Shazarina Bakti.

Shazarina berinisatif mengajak warga Malaysia dan dunia untuk berkontribusi mengurangi utang negara Malaysia.

Dia juga menyatakan sejarah perjuangan warga Malaysia untuk merdeka.

“Rakyat Malaysia pernah menyerahkan perhiasan, uang dan barang berharga mereka agar pemerintahan Tunku Abdul Rahman dapat mengumpulkan cukup uang untuk pergi ke London dan memproklamirkan kemerdekaan,” tulis Shazarina.

Karenanya, dia mengajak publik Malaysia mengulang gerakan serupa yang membuat negara itu merdeka.

“Orang Malaysia tercinta, apakah Anda ingat waktu ketika nenek moyang kita memberikan perhiasan, uang, dan barang berharga mereka hanya agar Tunku dan Pemerintah saat itu dapat mengumpulkan cukup dana untuk pergi ke London dan memproklamirkan kemerdekaan)?,” tulis dia dalam laman tersebut, Sabtu (26/5/2018), dikutip dari The Star.

Baca Juga  Presiden Jokowi Sambut Kunjungan PM Mahathir dengan Upacara Kenegaraan

“Ayo lakukan lagi! Dan kali ini, kami melakukannya! Kami dapat memberi tahu anak-anak dan cucu kami tentang prakarsa ini bahwa kami semua ambil bagian untuk menyelamatkan Negaraku Malaysia,” sambung Nik Shazarina Bakti yang berprofesi sebagai legal officer tersebut.

“Banyak yang bertanya seberapa yakin uang yang dikumpulkan ini bakal diserahkan kepada pemerintah. Saya tahu, saya adalah orang asing bagi kebanyakan orang. Tapi percayalah, saya tidak akan mengantongi sepeser pun dana itu,” lanjutnya.

Shazarina berjanji bakal terus memperbaharui hasil penggalangan dana melalui situs tersebut. Dia juga akan mengunggah bukti dana yang akan disalurkan ke pemerintahan yang dipimpin Perdana Menteri Mahathir Mohamad.

Diberitakan sebelumnya, di awal pemerintahannya, Perdana Menteri (PM) Malaysia Mahathir Mohamad membuat gerakan populer dengan memangkas 10 persen gaji dari para menteri. Pemangkasan gaji ini bertujuan untuk mengurangi pembelanjaan pemerintah. (*)

Komentar

Berita Terbaru