oleh

YARA Buka Posko Pengaduan Caleg Bermasalah

-Aceh-28 views

PENANEGERI, Aceh – Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) membuka posko pengaduan masrakat terhadap Calon Anggota Legistasif yang melanggar Peraturan KPU Nomor 20 Tahun 2018 tentang Pencalonan Anggota DPR, DPRD Provinsi dan Kota.

Ketua YARA, Safaruddin mengatakan, dalam PKPU itu, mantan koruptor, mantan bandar narkoba, dan mantan pelaku kejahatan seksual anak, tidak diperbolehkan mendaftarkan diri menjadi anggota legislatif, baik tingkat kota/kabupaten, provinsi atau pusat dalam tahapan Pemilu 2019.

Beberapa hari setelah KIP menetapkan Daftar Calon Sementara (DCS) pihaknya mendapat beberapa pengaduan dari masyarakat bahwa adanya mantan orang yang pernah di vonis korupsi, mantan bandar narkoba yang diusulkan oleh partai politik untuk menjadi anggota Legislatif, informasi ini berasal dari beberapa daerah.

“Kami ingin merangkum informasi tentang jejak rekam para Caleg di seluruh Aceh, perwakilan YARA di kabupaten/kota sudah kita minta untuk menelusuri latar belakang para Caleg baik itu DPR RI, DPRA maupun DPRK, dan kami juga mengharapkan agar publik juga dapat memberikan informasi jika di temukan adanya Caleg yang tidak sesuai dengan PKPU melalui posko pengaduan kami dengan mengirimkan informasi melalui email [email protected],” ungkap Safaruddin.

Baca Juga  YARA Dorong Pemerintah Kuatkan Lembaga Wali Nanggroe

Atau, sambung Safaruddin, melalui WhatsApp ke Nomor 0811184285. Informasi ini akan disampaikan secara resmi ke KIP dan Partai Pengusung nantinya sebagai bahan masukan dari masyarakat terhadap para Caleg yang di usulkan.

Pengawasan ini untuk menjaring agar orang-orang yang di larang dalam PKPU tersebut tidak di ikutkan dalam pemilu tahun 2019, ini juga untuk kebaikan mereka jangan nanti setelah terpilih kemudian akan di PAW dengan alasan cacat hukum.

“Yang bersangkutan pasti akan sangat dirugikan apalagi telah menghabiskan uang banyak hingga terpilih,” tandasnya.

Komentar

Berita Terbaru