oleh

Zinedine Zidane Tinggalkan “Kursi Panas” Real Madrid

PENANEGERI, Sepakbola – Zinedine Zidane telah mengejutkan dunia sepakbola dengan mengundurkan diri dari jabatan pelatih Real Madrid hanya beberapa hari setelah memenangkan Liga Champions ketiga berturut-turut.

Pada konferensi pers, Kamis (31/5) kemarin, pria 45 tahun tersebut menegaskan dia akan mundur setelah kemenangan 3-1 atas Liverpool di Kiev akhir pekan lalu yang menjadikannya pelatih pertama yang pernah mengangkat trofi Eropa tiga tahun berturut-turut.

Zidane, seperti dilansir dari laman ESPN (31/5) mengatakan, ia telah membuat keputusan untuk tidak melanjutkan pekerhaan musim depan sebagai pelatih Real Madrid.

“Ini adalah momen yang aneh tetapi juga sangat penting. Dan saya harus melakukan ini untuk semua orang. Tim ini harus terus menang dan butuh perubahan, karena itu akan baik untuk semua orang,” ungkapnya.

“Madrid telah memberikan segalanya kepada saya dan saya akan dekat dengan klub ini selama sisa hidup saya. Tetapi tim membutuhkan metodologi lain dan itulah mengapa saya telah membuat keputusan ini. Bagi saya dan untuk semua orang, perubahan diperlukan dan itulah mengapa saya mencapai keputusan akhir, saya berterima kasih kepada para penggemar,” tambah Zidane.

“Ada saat-saat sulit ketika Anda dapat bertanya-tanya apakah Anda adalah orang yang tepat. Saya tidak melupakan masa-masa sulit, serta saat-saat indah, dan itu membuat Anda merenung, dan ini adalah momen yang tepat,” lanjutnya.

Para pemain butuh perubahan, sambung Zidane, dirinya ingin mengucapkan terima kasih karena pada akhirnya mereka adalah orang-orang yang bertarung di lapangan. Ini adalah klub yang penuh tuntutan, tidak mudah bagi mereka dengan sejarah yang hebat ini.

“Kami selalu menginginkan lebih banyak dari para pemain, dan sesaat datang ketika saya tidak dapat meminta lebih banyak, mereka membutuhkan suara lain untuk kembali menang lagi,” terangnya.

“Saya melakukan ini untuk kebaikan tim, untuk klub. Saya akan sulit untuk menang lagi tahun depan. Memang ada saat-saat yang baik, tetapi juga masa-masa sulit. Saya tidak melupakan itu. Dan di klub ini, saya tidak ingin memulai musim dan memiliki waktu yang buruk, saya ingin mengakhiri dengan Real Madrid ketika semuanya berjalan dengan baik. Saya melakukannya sebagai pemain dan sekarang sebagai pelatih,” imbuhnya.

“Ada banyak alasan dengan semua keputusan. Saya tidak lelah melatih setelah tiga tahun, tetapi ini saya ingin lebih banyak waktu untuk beristirahat. Saya tidak akan berbicara dengan tim manapun dalam waktu dekat,” tandas mantan bintang Timnas Perancis itu.

Komentar

Berita Terbaru