oleh

‎Dua Pelaku Pencabulan Anak di Bawah Umur Dicambuk

PENANEGERI, Lhokseumawe – Kejaksaan Negeri (Kejari) Lhokseumawe melakukan eksekusi cambuk terhadap dua pelaku yakni Dahri dan Usman, karena melakukan pencabulan anak di bawah umur, Rabu (12/12), sekitar pukul 14.00 WIB, di Stadion Tunas Bangsa, Kota Lhokseumawe.

Kepala Seksi Tindak Pidana Umum Kejari Lhokseumawe, Isnawati, SH menyampaikan, bahwa hukuman cambuk terdakwa Dahri berdasarkan putusan Mahkamah Syariah Lhokseumawe Nomor : 16/JN/2018/MS-Lsm, tanggal 2 Oktober 2018.

“Dimana dalam putusan tersebut menyatakan, bahwa Dahri melakukan jarimah zina dengan anak dan melanggar Pasal 34 Qanun Aceh Nomor : 6 Tahun 2014, tentang hukum jinayat, dengan hukuman Uqubat Hudud cambuk sebanyak 100 kali dan ditambah Uqubat Ta’zir selama 42 bulan penjara dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan dengan perintah agar terdakwa tetap ditahan,” jelasnya.

Kemudian, untuk terdakwa Usman, lanjut Isnawati, berdasarkan putusan Mahkamah Syariah Lhokseumawe Nomor : 7/JN/2018/MS-Lsm, tanggal 4 Oktober  2018. Dimana dalam putusan tersebut menyatakan, bahwa Usman melakukan jarimah zina dengan anak dan melanggar Pasal 34 Qanun Aceh Nomor : 6 Tahun 2014, tentang hukum jinayat, dengan hukuman Uqubat Hudud cambuk sebanyak 100 kali dimuka umum.

“Serta menjatuhkan Uqubat tambahan terhadap terdakwa dengan Uqubat Ta’zir penjara selama 60 bulan  dikurangi dengan masa penahanan yang telah dijalani terdakwa,” tandasnya.

Usai menjalani hukuman cambuk, dua pelaku tersebut mendapatkan perawatan medis untuk mastikan keduanya dalam keadaan sehat setelah dicambuk sebanyak 100 kali.

Komentar

Berita Terbaru