oleh

‎Kasus HIV di Lhokseumawe Meningkat

PENANEGERI Lhokseumawe – Tahun 2018, kasus pengidap HIV/AIDS di Kota Lhokseumawe meningkat dan didominasi para kaum wanita.

“Sebanyak 59 kasus masyarakat yang sudah terinfeksi virus tersebut, dua diantaranya meninggal dunia. Warga yang sudah terinfeksi virus tersebut adalah wanita yang tertular dari suami, anak-anak tertular dari ibunya dan remaja dewasa,” ujar Sekertaris Komisi Penangulangan AIDS (KPA), Miswar Ibrahim, saat ditemui Penanegeri.com, usai memperingati hari HIV/AIDS se – dunia, Minggu (2/12) di Waduk Pusong, Kota Lhokseumawe.

Miswar menyebutkan, tahun 2015 sekitar 35 kasus, jumlah ini meningkat pada tahun 2017 menjadi 57 kasus, saat ini dan pada tahun 2018 bertambah dua kasus, sehingga menjadi 59 kasus.

“Nularnya virus HIV/AIDS dikalangan wanita dikarenakan tertular dari suaminya yang mungkin sering bekerja di luar kota. Kondisi ini sangat disayangkan karena hal tersebut bisa tertular ke anak-anaknya, sedangkan dikalangan anak muda dikarenakan akibat pergaulan bebas,” ucapnya.

Lanjut Miswar, meningkatnya kasus tersebut, KPA Kota Lhokseumawe mengimbau kepada masyarakat khususnya wanita agar segera mengajak suaminya yang pernah bekerja di luar kota, dapat memeriksa kesehatan sehingga terhindar dari virus mematikan tersebut.

“Masyarakat perlu berhati-hati karena HIV adalah virus. Virus adalah kuman kecil yang dapat masuk ke dalam tubuh dan menyebabkan penyakit. Virus tersebut ditularkan dari orang kepada orang lain, melalui cara yang berbeda-beda, misalnya flu, kontak fisik dan cara lainnya,” tutup Miswar.

Komentar

Berita Terbaru