oleh

12 Jenazah Korban Jatuhnya Helikopter MI 17 Penerbad No Reg HA 5138 tiba di Jayapura dari Oksibil

PENANEGERI, Jayapura – Pada hari Sabtu tanggal 15 Februari 2020 pukul 10.35 Wit, bertempat di Base Ops Lanud Silas Papare Jl. Yabaso Distrik Sentani Kabupaten Jayapura telah tiba para Jenazah Korban Jatuhnya Helikopter MI 17 Penerbad No Reg HA 5138 yang jatuh di Daerah Oksibil pada tanggal 28 Juni 2019 dengan menggunakan Pesawat CN 235.

Beberapa pejabat juga hadir dalam proses penjemputan para jenazah korban jatuhnya helikopter ini.

Para pejabat yang hadirdiantaranya adalah Mayjen TNI Herman Asaribab (Pangdam XVII/Cend), Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw, Marsma TNI Ir. Tribowo Budi Santoso, M.M. Mtr (Han) (Danlanud Silas Papare), Kolonel Kav Ari Pramana Sakti (Aspers Kasdam XVII / Cend), Kolonel Inf Jerry Harapan Tua Simatupang (Dandim 1701 / Jayapura.) , Letkol Inf J.A.Krismadi (Kasrem 172/PWY.), Mayor Inf Jhon Dahar (Danramil Sentani ) dan Kapten Inf Wahyu Kuncoro (Kaur Ops Kodim 1701/ JPR.).

SedangkanĀ  nama-nama jenazah personil yang menjadi korban Jatuhnya helikopter MI-17 adalah :
1) Lettu cpn Ahwar
2) Serda Dita Ilham
3) Kpt cpn Bambang
4) Kpt cpn Haris Afik
5) Serka Suryatna
6) Pratu Asharul
7) Prada Sudjono
8) Pratu Yanuar
9) Pratu Risno
10) Prada Tegar
(11-12) Jenazah belum dikenali, dibungkus baju PDL.

Proses kedatangan jenazah korban adalah dimulai saat kedatangan pesawat yang membawah korban pada Pukul 10.35 Wit, Pesawat yang membawah Jenazah landing di Base Ops Lanud Silas Papare.

Kemudian pada pukul 10.38 Wit, Pesawat CN 235 yang membawah korban Heli yang jatuh tiba di Base Ops Lanud Silas Papare dan pada ukul 10.42 Wit, Korban diturunkan dari pesawat.

 

Kemudian pada pukul 10.52 Wit, Ke 12 Jenazah di bawah ke RS. Bhayangkara dengan menggunakan mobil Ambulance milik TNI-Polri.

Dan pada pukul 10.53 Wit, Mayjen TNI Herman Asaribab dan rombongan meninggalkan Base Ops Lanud Silas Papare menuju RS. Bahayangkara.

Untuk Ke-12 Jenazah kemudian langsung dibawa ke RS. Bhayangkara untuk dilaksanakan identifikasi terkait 2 jenazah yang belum diketahui identitasnya.

Setelah dilaksanakan identifikasi oleh tim forensik Polda Papua jenasah akan disemayamkan di Hanggar Helli Base Ops Lanud SPR.

Rencana besok pagi tanggal 16 Februari 2020 Jenasah akan diberangkatkan dengan menggunakan pesawat C-130 Hercules dari Halim untuk dukungan pengantaran jenazah ke Keluarga masing-masing.

(Reportase oleh : Wawan, kontributor redaksi di Papua)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *