oleh

20 Warga Rohingya Terima Kartu UNHCR

-Aceh-60 views

PENANEGERI, Langsa – Setelah dua minggu di tempatkan di Panti Gepeng Dinas Sosial Kota Langsa, Gampong Lhok Bani, Kecamatan Langsa Barat, akhirnya secara resmi 20 warga Myanmar etnis Rohingya mendapatkan kartu dari United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR) sebagai lembaga PBB untuk urusan pengungsi.

“Setelah mendapatkan kartu tersebut, maka status mereka di Indonesia resmi menjadi pengungsi lintas negara dan penanganannya harus sesuai dengan Perpres Nomor : 125 tahun 2016,” sebut Humanitarian Cordinator Yayasan Geutanyoe, Nasruddin, kepada Penanegeri.com, Selasa (18/12).

Dijelaskannya, mencakupi tentang hak-hak pengungsi dan pencari suaka, diantaranya adalah perlindungan atau perhatian khusus kepada kaum rentan seperti orang sakit, hamil, difabel, anak dan lanjut usia dan memberikan pengakuan untuk penyatuan keluarga.

Saat ini, pihaknya telah menyalurkan bantuan emergency tahap awal kepada para pengungsi berupa makanan siap saji. Ke depan kita akan fokus kepada advokasi dan pendidikan berupa training skill.

“Kita harapkan jika nantinya mereka ditempatkan di negara ketiga tenaganya sudah siap pakai. Di samping itu, mereka juga membutuhkan program psikososial, agar mereka tidak jenuh selama ditampung di pengungsian,” ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, bahwa ke-20 pengungsi warga Rohingya itu terdampar di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Idi, Kabupaten Aceh Timur dan kemudian dititipkan ke Kantor Imigrasi Kelas II Langsa.

Kemudian, mereka di tempatkan di Panti Gepeng Dinas Sosial Kota Langsa di Gampong Lhok Bani, Langsa Barat oleh Pemerintah Kota Langsa yang berkomitmen menangani para imigran tersebut.

Adapun 20 warga Rohingya tersebut masing-masing, Hafiz Muhammad Ismail (20), Muhammad Takim (18), Muhammad Amin (14), Nur Islam (19), Suef Muhammad (50), Abdul Karem (14), Muhammad Hayat (15), Muhammad Salem (27), Muhammad Salem (17), Amir Ali (28), Salmulloh (24), Muhammad Nur Syumi (18), Abdul Maud (16), Harsyik (16), Abdul Rohim (14), Muhammad Idris (18), Rusyi Tamot (28), Abdul Rizik (19), Syekara Khumar (13) dan Muhammad Zubir (14).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *