oleh

36 Calon Haji Bireuen Terpaksa Ditunda Keberangkatan

PENANEGERI, Bireuen – Sedikitnya 36 orang calon haji (calhaj) di Kabupaten Bireuen ditunda keberangkatannya tahun ini, salah satu penyebabnya dikarenakan meninggal dunia.

“Sebagian calhaj ada meninggal dunia serta alasan menunda, dan akan berangkat tahun depan,” kata Kasie Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah, Kankemenag Bireuen, H Sulaimannur S.Ag Kamis (18/4).

Sejauh ini, sambunya, hingga akhir batas penyetoran Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) 15 April kemarin sebanyak 248 orang sudah dilakukan penyetoran ke pihak BPIH.

Semetara, 36 orang calhaj lainnya ada yang sudah menyetor, tapi menunda keberangkatan, sebagian diantaranya ada yang meninggal dunia.

“Bagi calon haji Bireuen yang meninggal dunia sedang kita menunggu laporan resmi dari masing-masing ahli waris,” sebut Sulaimannur.

Terkait pelunasan tahap kedua Kankemenag Bireuen juga masih menunggu pengumuman dari pemerintah melalui Kementerian Agama RI menyangkut berapa jumlah kuota serta jadwal pelunasan BPIH tahap kedua.

Di bagian lain, jajaran Dinkes Bireuen sejauh ini mulai melakukan pemeriksaan kesehatan haji atau suntik maningitis, kegiatan dilakukan di puskesmas masing-masing.

Baca Juga  Tahun 2018, Bandara SIM Rugi 42 Miliar

Kadinkes Bireuen, dr Amir Addani M.Kes mengatakan, calhaj dari Samalanga sudah diperiksa, Senin (15/4), lalu Selasa (16/4) kemarin pemeriksaan bagi calhaj wilayah Gandapura bertempat di Puskesmas Gandapura.

“Untuk suntik maningitis sendiri dilakukan di masing-masing Puskesmas bagi seluruh calhaj, Bireuen,” terangnya.

Komentar

Berita Terbaru