oleh

39 Unit Rumah KAT Akan Dibangun di Sikundo 

-Aceh-10 views

PENANEGERI, Banda Aceh – Kepala Dinas Sosial Aceh, Alhudri bersama Kepala Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), Ahmad Dadek serta rombongan mengunjungi Gampong Sikundo, Kecamatan Pantee Cermen, Aceh Barat, Rabu (13/3).

Kunjungan ini dilakukan untuk meninjau dan mengasesmen langsung lokasi sebelum dilakukan baksos dan peletakan batu pertama oleh Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah atas pembangunan 39 unit rumah program pemberdayaan Komunitas Adat Terpencil (KAT) milik Dinas Sosial Aceh. Rumah KAT yang akan dibangun itu adalah rumah Tipe 24.

Kepala Dinas Sosial Aceh, Alhudri mengatakan, beberapa hari saat dirinya bersama Kepala BPBA dan sejumlah SKPA lainnya sedang membahas tentang penanganan bantuan Masjid Palu, Plt Gubernur Aceh meminta Dinsos Aceh bersama BPBA agar masyarakat memantau langsung kondisi Gampong Sikundo.

“Apa yang bisa dilakukan pemerintah untuk gampong terpencil seperti Sikundo,” ujar Alhudri.

Tidak hanya Sikundo, Nova Iriansyah juga meminta agar Gampong Jamat, Kecematan Linge, Aceh Tengah juga dilakukan penindakan. Hal ini dilakukan karena setelah dicarikan informasi awal, kondisinya tak jauh berbeda dengan Sikundo.

“Namun kalau saya lihat disini agak lebih maju dibandingkan dengan Jamat, tapi intinya Plt Gubernur Aceh memerintahkan untuk melakukan bakti sosial tahun ini untuk kedua gampong,” katanya.

Namun, Nova Iriansyah juga memerintahkan baksos ini nantinya tidak hanya dilakukan oleh satu dinas, melainkan juga diikuti oleh dinas-dinas lain yang terkait.

Baca Juga  Tersangka Pembunuhan Tukang Cendol di Aceh Utara Terancam Hukuman Mati

“Seperti Dinas Pendidikan, barang kali juga perlu melihat tentang kondisi pendidikan di sini, Dinas Kesehatan untuk memeriksa kesehatan warga di sini,  begitu juta Dinas PUPR, Perkim dan Pengairan. Mungkin ketiga-tiganya nanti akan ikut bersama Bapak Plt Gubernur Aceh kemudian perkebunan dan pertanian, siapa yang cocok sehingga masyarakat di sini betul betul mandiri,” ungkapnya.

Targetnya, sambung Alhudri, seperti motto Plt Gubernur Aceh yang menyebutkan bagaimana bisa menekan angka kemiskinan minimal satu persen dalam setiap tahun setahun. Oleh karena itu perlu dilakukan secara bersam-sama.

Maka dengan cara “serang” langsung bersama-sama antar SKPA, tentu akan sangat berdampak pada pembangunan Aceh yang berkesinambungan. Apalagi dengan alam di Sikundo yang sangat mendukung.

“Yang pastinya, untuk Sikundo akan dilakukan juga peletakan batu pertama untuk pembangunan 39 unit rumah KAT oleh Plt Gubernur Aceh. Untuk waktu kita upayakan secepatnya,” tegasnya.

Alhudri menambahkan, bakti sosial di Sikundo dilakukan bukan setelah viralnya jembatan tali Sikundo, melainkan memang sudah direncanakan sejak lama dan masuk dalam program KAT Dinas Sosial Aceh.

Untuk pembangunan 39 unit rumah KAT, Alhudri mengaku sudah menanyakan langsung kepada Camat Pantee Cermen, T Juanda dan PPTK-nya, Safwan.

“Untuk pembangunan rumah KAT di Dusun Durian akan dibangun 30 unit dan Dusun Sara Saree 9 unit rumah KAT,” ungkapnya.

Baca Juga  Miliki Paket Sabu dan Ganja, Tiga Lelaki Pidie Diciduk

Dusun Durian dan Dusun Sara Saree adalah dua dusun di Gampong Sikundo. Kedua dusun tersebut dihubungkan dengan jembatan ayun (jembatan tali). Sementara untuk jembatan tersebut Pemerintah Aceh akan membangun tahun ini. “Jembatan ini akan dibangun oleh Pemerintah Aceh tahun ini,” jelas Alhudri.

Ia juga menambahkan, program pemberdayaan KAT ini tidak hanya sebatas membangun rumah namun selama 2 hingga 3 tahun akan menjadi prioritas perhatian pemerintah, seperti akan pemberian jadup, dibagikan alat-alat pertanian dan jika mungkin peternakan juga.

Program KAT, sambung Alhudri, bukan merupakan program pertama di Dinas Sosial Aceh. Sebelumnya Dinas Sosial Aceh juga telah melakukan program ini di Aceh Timur, tepatnya di Julok (pada 2016) dan Bireuen Bayeun (pada 2018). Kemudian di Bener Meriah di Kecematan Pintu Rime Gayo, Gampong Pantan Sinaku (pada 2017) dan terakhir kita rencanakan di Sikundo.

“Sekali lagi kami tegaskan kegiatan ini memang sudah di programkan, cuma kemarin kami tanya kembali ke Pak Plt Gubernur kemana yang cocok dan beliau mengatakan masukkan ke Aceh Barat, tepatnya ke Sikundo,” sebut Alhudri.

Sementara, Kepala BPBA, Ahmad Dadek mengatakan, Sikundo adalah daerah yang baru saja terlepas dari keterisoliran seperti jembatan. Jika sebelumnya masyarakat menggunakan jembatan tali yang menghubungkan antara Sikundo dengan Gampong Jambak, sekarang sudah dibangun jembatan gantung yang bisa dilalui kendaraan empat roda. Sementara untuk jembatan tali yang menghubungkan Dusun Durian dengan Dusun Sara Saree akan dibangun tahun ini.

Baca Juga  Polres Aceh Besar Amankan 10 Tersangka dengan 118,2 Gram Sabu, Salah Satunya dari Rutan Jantho

“Tujuan hari ini untuk  melihat kondisi apa yang bisa kita lakukan dan melihat langsung kebutuhan masayarakat di Sikundo sebelum dilakukan baksos dan peletakan batu pertama pembangunan rumah KAT oleh Plt Gubernur Aceh Bapak Nova Iriansyah nanti,” katanya.

Keuchik Gampong Sikundo, Ahmad Juhari mengaku sangat berterimakasih atas kunjungan Pemerintah Aceh melalui Dinas Sosial Aceh dan BPBA. Namun dirinya juga meminta Pemerintah Aceh untuk segera merealisasikan rencana itu, karena menurutnya banyak warganya yang membutuhkan rumah tersebut.

“Selain itu kita juga meminta pemerintah Aceh untuk membantu bidang perekonomian masyarakat di since the seperti pertanian, dan juga transportasi,” ungkapnya.

Juhari juga mengatakan, Gampong Sikundo memiliki wilayah luas wilayah 12 kilometer persegi dengan jumlah penduduk 138 orang dari 39 kepala keluarga. Menurutnya, semua masyarakat Sikundo tercatat sebagai warga miskin dengan mata pecarian sebagai buruh tani kopi, nilam, jengkol dan kacang tanah.

“Kita sangat berterimakasih dengan kunjungan ini,” ucapnya dalam kunjungan yang juga dihadiri Kepala Dinas Sosial Aceh Barat, Syarifah bersama rombongan serta Camat Pantee Cermen, T Juanda.

Komentar

Berita Terbaru