oleh

4 Etnis Rohingya Kabur dari Kantor Imigrasi Langsa

-Aceh-90 views

PENANEGERI, LANGSA – Sebanyak 4 dari 5 orang etnis Rohingya, warga Negara Myanmar, kabur dari Kantor Imigrasi Kelas II Langsa, pada bulan Ramadhan yang lalu dan hingga kini belum diketahui dimana keberadaan mereka.

Selama ini kelimanya diamankan sementara di Kantor Imigrasi Langsa, sejak April 2018 lalu. Diduga mereka sengaja dijemput oleh oknum jaringan agen imigran ke Langsa untuk dibawa ke Kota Medan, Sumut, setelah sebelumnya mereka melakukan komunikasi.

Kasus seperti ini telah terjadi berapa kali pada berapa tahun lalu, yaitu jaringan agen dimaksud datang ke lokasi pengungsian. Ketika petugas jaga lalai, oknum jaringan agen lalu membawa kabur Rohingya dari pengungsian yang ditempatkan di barak pengungsian, di Aceh Timur.

Informasi diperoleh wartawan, menyebutkan keempat etnis Rohingya itu menghilang berlangsung selama dua tahap yaitu tanggal 31 Mei 2018 malam 1 orang, dan tanggal 2 Juni 2018 malam sebanyak 3 orang.

Keempat Rohingya yang menghilang tersebut yaitu, Muhammad Ilyas (33) dan Samimah (18), Kamal Huson anak-anak berumur 8 tahun, dan Mominah (28). Sedangkan yang kini masih berada di Kantor Imigrasi, Umar Syarif (28).

Kepala Imigrasi Kelas II Langsa, Irza Akbar, Kamis (28/6), membenarkan bahwa, 4 etnis Rohingya warga negara Myanmar yang sebelumnya ditempatkan sementara di kantornya  menghilang pada bulan puasa lalu. Sehingga sekarang hanya ada 1 orang yang tertinggal di sana.

Diceritakannya, kejadian menghilngnyanya 4 Rohingya itu, berawal ketika mereka minta izin kepada petugas Imigrasi untuk keluar dari kantornya guna Shalat Tarawih keMasjid. Namun ternyata setelah itu, mereka tidak kembali lagi ke kantor Imigrasi.

“Selama Ramadhan itu, mereka selalu meminta izin keluar setelah berbuka puasa, untuk ‎Shalat Tarawih ke Masjid disekitar kantor dan tidak mungkin kita melarangnya. Berapa hari sebelum kejadian, mereka selalu kembali setelah selesai shalat tarawih,” ujarnya.

Sambung Mirza Akbar, pasca kaburnya 4 orang etnis Rohingya itu, pihaknya langsung berupaya melakukan pencarian, tetapi sampai saat ini tidak berhasil menemukannya,” tutupnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar