oleh

83 Mahasiswa Ners CND di Yudisium

-Aceh-29 views

PENANEGERI, Langsa – Sebanyak 83 orang mahasiswa program studi Ners Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Cut Nyak Dhien Langsa, yang telah menyelesaikan studi Strata Satu, mengikuti proses yudisium pengukuhan sarjana tahun 2018, Senin (1/10) di aula kampus setempat.

Ketua STIKes Cut Nyak Dhien Langsa, Ns Edy Mulyadi, M.Kep, mengatakan, 83 orang mahasiswa yang di yudisium tersebut terdiri dari 41 orang Ners Profesi dan 42 orang Ners Akademik. Semua mahasiswa yudisium tersebut nantinya akan mengikuti proses wisuda yang akan dilaksanakan pada Selasa, 9 Oktober 2018 mendatang.

“Alhamdulillah, semua proses wisuda dari tahap pertama untuk mahasiswa prodi kebidanan dan keperawatan dan tahap kedua hari ini (kemarin_red) untuk prodi ners berjalan lancar. Dua tahap yudisium yang sudah kita lakukan, total sarjana yang akan diwisuda tahun ini 108 orang yang terdiri dari prodi Ners, Kebidanan dan Keperawatan,” sebut Edy.

Ia menjelaskan, dengan yudisium tersebut STIKes Cut Nyak Dhien Langsa semakin mempertegas eksistensinya dan komitmen dalam melaksanakan pendidikan kesehatan di Kota Langsa. Bahkan seiring perkembangan teknologi, sarjana STIKes Cut Nyak Dhien juga dipersiapkan berbasis teknologi dalam bidang kesehatan.

“Sarjana STIKes Cut Nyak Dhien bukan hanya sebatas label lulusan perguruan tinggi, tapi lebih dari itu memiliki kemampuan dan keahlian dalam keilmuan. Karenanya kita juga berharap kepada lulusan STIKes Cut Nyak Dhien untuk melanjutkan keilmuannya demi kepentingan masyarakat, baik dalam hal layanan langsung maupun lanjutan pendidikan ke jenjang lebih tinggi,” harap Edy.

Sementara itu Ketua Yayasan Cut Nyak Dhien Langsa, Ir H Zainal Abidin, BIE, MM dalam sambutannya mengharapkan, para sarjana lulusan STIKes Cut Nyak Dhien agar selalu berkiprah secara nyata ditengah masyarakat. Supaya masyarakat tahu bahwa hasil didikan Cut Nyak Dhien Langsa benar-benar bermanfaat bagi kepentingan masyarakat.

“Ajaklah saudara-saudara atau keluarga atau kerabat lainnya diluar sana untuk masuk ke Cut Nyak Dhien Langsa, baik di STIKes, Universitas Sains ataupun sekolah SMU Unggul, SMK, SMA dan SMP. Mengajak mereka bukan dengan suara, tapi dengan kerja atau praktik nyata dari keilmuan yang telah didapatkan selama ini,” sebut Zainal.

Tambahnya, karena sekarang ini penilaian manfaat suatu lembaga pendidikan oleh masyarakat bukan hanya dari layanan, namun juga dari out put yang dihasilkan oleh lembaga itu sendiri. Karenanya alumni Cut Nyak Dhien, baik dari STIKes maupun Universitas Sains diharapkan mampu berkiprah ditengah masyarakat sebagai bentuk ajakan terhadap masyarakat masuk Cut Nyak Dhien.

Komentar

Berita Terbaru